LANGIT7.ID, Jakarta -
Sampah plastik menjadi salah satu penyebab
polusi. Limbahnya dapat merusak lingkungan, sehingga harus mulai dibatasi agar pencemaran tidak semakin parah.
Pengajar Hukum Internasional UI, Hadi Rahmat Purnama mengatakan, plastik sebagai
polutan merupakan masalah cukup besar, sehingga harus mendapat perhatian banyak pihak.
"Masalah ini sudah diprediksi ketika
plastik mulai diproduksi massal dan digunakan sehari-hari," kata Hadi, Kamis (28/7/2022).
![Sampah Plastik Jadi Penyebab Polusi, Limbahnya Harus Dibatasi]()
Hal ini disampaikan dalam diskusi publik bertema 'Perjanjian Internasional tentang Plastik: Peluang Solusi terhadap Plastik Sekali Pakai' di Hotel Shangri-La Jakarta.
Baca Juga: Mesin Pirolisis Hasilkan Bahan Bakar Diesel Melalui Sampah PlastikAdapun penyebab menumpuknya limbah plastik yang menjadi isu global ini tidak terlepas dari kegiatan manusia. Bahkan, sampah plastik di lautan juga bersumber dari daratan.
"Maka itu, pencegahan harus dimulai dari darat. Di mana kegiatan manusia berlangsung," ujarnya.
Dunia saat ini, lanjut dia, tengah berencana untuk melakukan perjanjian internasional terkait penanganan masalah limbah plastik. Untuk itu, Indonesia perlu berperan aktif demi menekan laju pertambahan limbah plastik.
"Kita perlu melihat bagaimana kita memposisikan diri dalam perjanjian ini. Sebab, Indonesia bukan hanya penghasil, tapi juga penerima sampah plastik. Apalagi sampah yang menjadi masalah ini turut diperdagangkan di berbagai negara," katanya.
(bal)