LANGIT7.ID-Umumnya masjid yang ramai jamaah memiliki masalah pada sampah plastik karena menyediakan minuman kemasan.
Tapi tidak di Masjid KH Sudja yang berada di kompleks RS PKU Muhammadiyah Gamping, Yogyakarta. Di masjid ini, jamaah diwajibkan membawa botol minum sendiri atau tumbler guna mengurangi sampah plastik.
Tak heran di momen Ramadhan kali ini, masjid yang juga menggelar buka puasa gratis ini, akan disuguhi pemandangan para jamaahnya membawa botol minuman sendiri dari rumah. Mau tua, muda, ibu-ibu, bapak-bapak, anak-anak, semua yang buka di masjid wajib membawa botol minum sendiri.
"Masjid Sudja mengajak jamaah ikut andil mengurangi sampah plastik di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini dengan cara membawa botol minum," demikian ajakan yang disampaikan masjid tersebut.
Botol minuman yang dibawa jamaah nantinya bisa diisi dengan air mineral dari galon air yang disediakan pihak masjid.
Jamaah tinggal mengisi ulang atau refill saja air minumnya sesuai dengan kapasitas botol yang dibawa.
Jamaah yang tidak membawa botol bisa membeli dengan infak Bagi jamaah yang tidak membawa botol minuman, panitia masjid menyediakan botol minuman yang bisa dibayar dengan infak seikhlasnya untuk kas masjid.
Nah, selama bulan Ramadhan ini, Masjid Sudja juga menyediakan buka gratis dengan jumlah ratusan porsi per hari. Menariknya juga, untuk mengurangi sampah, sajian buka gratis menggunakan piring dan mangkok.
Tidak memakai bungkus dari bahan kertas atau lainnya, yang biasa dipakai untuk nasi box. Dengan demikian, sampah yang dihasilkan Masjid Sudja juga sangat sedikit selama bulan Ramadhan.
Langkah ini terbukti efektif, karena per 2 Ramadhan, Masjid Sudja sudah bisa mengurangi 2.500 sampah plastik.
Kegiatan ini merupakan program less waste dan self service (memisahkan sampah makanan sendiri) yang tengah digalakkan masjid tersebut untuk menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.***
(hbd)