LANGIT7.ID, Solo - Maria Willi tidak bisa membendung air matanya usai mempersembahkan emas untuk Indonesia di nomor
javelin throw women (lempar lembing) klasifikasi F40/F46 ASEAN Para Games Solo 2022. Di tengah kegembiraannya, Maria teringat sang ayah yang telah pergi.
Dalam laga final di Stadion Manahan Solo, Maria menorehkan jarak lemparan 27.29 meter. Catatan tersebut sekaligus memecahkan rekornya sendiri di angka 26 meter saat Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) Papua 2021.
Baca Juga: Aulia Putri-Nur Ferry Pradana, Pasutri Para-Atletik Peraih EmasDi laga ini, Maria menyudahi perlawanan atlet Thailand Patcharee Wisetsee. Padahal sebelum tanding, Maria mengaku kurang percaya diri lantaran sang rival lebih baik darinya.
"Enggak duga-duga, katanya kan lawan saya yang dari Thailand itu lebih pro. Sempat deg-degan juga karena dua lemparan pertama saya didiskualifikkasi terus," kata Maria dalam keterangan resmi APG Solo 2022, Rabu (3/8/2022).
Meski sempat khawatir karena awal yang kurang menguntungkan, namun mental bertandingnya tidak goyah. Maria pun bangkit pada lemparan berikutnya, sementara rivalnya hanya mampu meraih catatan di bawah Maria.
"Lemparan berikutnya dapat 26 meter, lawan saya 25, dan di lemparan terakhir saya dapat 27 meter. Udah...(saya merasa) lega langsung," ujar Maria mengungkapkan perasaannya saat bertanding.
Baca Juga: Aris Wibawa Persembahkan Emas Pertama Tim Para-Renang IndonesiaMaria mempersembahkan emas yang diraihnya untuk sang Ibu yang selalu mendoakannya. Emas ini juga dipersembahkan untuk mendiang sang Ayah. "Saya persembahkan emas ini untuk mama yang selalu mendoakan, dan ayah saya yang sudah almarhum," ucap Maria.
Maria tampak tertunduk dan mengeluarkan air mata. Sembari terisak-isak, Maria bercerita bahwa ayahnya meninggal dunia saat dirinya menjalani kejuaraan nasional pada 2019.
"Pesan ayah saya yang saya ingat, 'walaupun kamu malas, malas di hati, tetapi tetap lakukanlah. Biar malas tetapi jangan pernah lelah berjuang jangan pernah katakan capek," ungkap Maria menirukan pesan sang Ayah.
Baca Juga:
Tim Para-Bulu Tangkis Indonesia Sapu Bersih Kemenangan
Para-Bulu Tangkis Sumbang Emas Pertama Indonesia(asf)