Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Pemerintah Diminta Antisipasi Penyebaran Cacar Monyet dengan Cara Ini

Garry Talentedo Kesawa Senin, 15 Agustus 2022 - 20:50 WIB
Pemerintah Diminta Antisipasi Penyebaran Cacar Monyet dengan Cara Ini
Ilustrasi pengidap cacar monyet. (Foto: Langit7.id/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo meminta pemerintah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap wabah cacar monyet atau monkeypox. Kendati cacar monyet belum terkonfirmasi di Indonesia, namun kewaspadaan perlu ditingkatkan sejak dini.

"Mengingat bahwa kasus sudah menyebar di 88 negara, ini berarti cacar monyet sudah sampai di teras negara kita. Jadi tidak ada pilihan, kita harus merespon dengan melakukan tindakan-tindakan antisipatif," kata Handoyo dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin (15/8/2022).

Baca Juga: Gejala Mirip Cacar Air, Tapi Monkeypox Bisa Berujung Kematian

Handoyo mengatakan kasus cacar monyet yang melanda berbagai negara mengalami peningkatan signifikan. Pada 23 Juli 2022 atau tepatnya saat cacar monyet ditetapkan sebagai darurat kesehatan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah kasus lebih dari 16 ribu orang di 75 negara.

"Dari data yang kami terima, sebulan sebelum penetapan itu jumlah kasusnya baru 3.040 orang dari 47 negara. Nah, pada 6 Agustus 2022 ternyata kasus sudah mencapai 28.220 dan terkonfirmasi 88 negara. Artinya, dalam satu bulan, ada peningkatan lebih 100 persen jumlah kasus serta jumlah negara yang disasar," ujar Handoyo.

Politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan setidaknya ada beberapa langkah antisipasi yang bisa dilakukan pemerintah. Pertama, masyarakat harus diedukasi terkait apa dan bagaimana sebenarnya penyakit cacar monyet itu.

Selanjutnya, hal yang tak kalah penting adalah pemahaman tenaga kesehatan (nakes) tentang cacar monyet. Termasuk peningkatan kemampuan deteksi laboratorium.

Baca Juga: Mungkinkah Cacar Monyet Jadi Pandemi? Ini Kata Epidemiolog

"Para nakes harus paham betul apa itu cacar monyet, sehingga nantinya bisa mendiagnosisnya dengan tepat. Mungkin perlu juga dipertimbangkan agar para nakes diberi pelatihan khusus soal cacar monyet," katanya.

Kemudian, Handoyo menilai surveilance epidemiologi perlu digalakkan dan di intensifikasikan. Dalam hal ini, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan bisa melakukan tracing ketat dan isolasi bagi suspek cacar monyet agar tidak menyebar dan bisa cepat ditangani.

Guna mencegah cacar monyet masuk ke Indonesia dan pengendalian bila terdeteksi, perlu adanya ketersediaan vaksin untuk menanggulanginya. Selain itu, kesiapan rumah sakit pun harus jadi perhatian pemerintah, termasuk ketersediaan obat-obatan yang sesuai.

"Saya kira, dengan melakukan langkah-langkah antisipasi tersebut, kita akan lebih siap mengendalikan wabah cacar monyet bila kelak terdeteksi di kita. Tapi tentunya, kita tetap berharap wabah tersebut tidak sampai masuk ke Tanah Air," tutur Handoyo.

Baca Juga:

Jangan Panik, Kenali Perbedaan Cacar Monyet dan Cacar Air

Warga Diduga Idap Cacar Monyet di Jateng Dinyatakan Negatif


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)