LANGIT7.ID, Yogyakarta - Desa Wisata Widosari menyimpan potensi wisata alam yang indah dengan balutan asrinya kawasan perbukitan Menoreh bagian utara. Dengan ketinggian sekitar 850 mdpl, desa wisata ini menyimpan potensi wisata alam yang menarik.
Salah satunya yaitu area persawahan Kiai Aliyan. Di area ini, wisatawan dapat menikmati indahnya tata letak persawahan yang berundak dengan gubuk besar yang menjadi ciri khas area persawahan ini.
Baca juga: Pengamat Pariwisata: Intensitas Pengembangan Wisata Halal di Indonesia BerkurangKetua Desa Wisata Widosari, Heri (37) menjelaskan persawahan Kiai Aliyan ini merupakan kompleks persawahan terasering dengan latar belakang Puncak Widosari dengan bongkahan batu raksasa yang memukau.
"Di kompleks persawahan ini wisatawan dapat menggunakan gubuk kapasitas 50 orang, yang memang diperuntukan bagi wisatawan," kata Heri saat dihubungi Langit7 Rabu (17/8/2022).
Heri menyampaikan, di area ini wisatawan dapat melakukan aktivitas wisata kuliner kali lain, wisatawan diajak mengikuti acara wiwitan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah ta'ala atas hasil bumi berupa padi dan lainnya.
"Dalam acara wiwitan tersebut, wisatawan disajikan tema makan siang dengan menu khas pedesaan secara tematik seperti saat para petani akan memulai panen biasanya mengadakan prosesi wiwitan terlebih dahulu," jelasnya.
Menu khas yang dihidangkan mulai dari nasi tumpeng dengan ingkung (ayam yang dimasak utuh) yang dilengkapi dengan buah-buahan, sayur-sayuran serta masakan tradisional khas desa seperti sayur urab, sayur kates (pepaya) dan lainnya.
"Terus minumnya itu ada teh pahit yang dicampur gula aren, kalau snacknya itu monyo-monyoan atau beberapa hasil bumi yang direbus dan dikukus contohnya seperti pisang, kacang tanah, ubi jalar, singkong dan lainnya," ujar Heri.
Baca juga: Kemenparekraf akan Uji Coba Harga Tiket Baru Masuk Taman Nasional KomodoArea persawahan Kiai Aliyan ini berada di Desa Wisata Widosari, Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta, di mana kawasan ini juga menyediakan area selfie serta ragam kesenian dan budaya. Sahabat Langit7 dapat menikmati sensasi hamparan persawahan dengan mengeluarkan biaya mulai dari Rp10 per orang.
"Wisatawan juga dapat memilih paket wisata yang terdiri dari beberapa paket live pilihan, yaitu dimulai dari paket 1 hari 1 malam hingga 4 hari 3 malam dengan biaya mulai Rp250 hingga Rp600 per orang," terang Heri.
Menurutnya, harga tersebut sudah termasuk biaya retribusi, makan tiga kali, homestay, transportasi, tour guide, beberapa spot pilihan (tergantung paket yang dipilih), materi, dan dokumentasi.
(sof)