LANGIT.ID, Jakarta - Bacaan
doa bangun tidur tentu sangat familiar bagi umat Islam. Lafal doa ini diajarkan sejak sekolah, sehingga masih dihafal sampai dewasa sekarang ini.
Doa
bangun tidur terbilang pendek dan singkat. Namun memiliki makna luar biasa, khususnya pengakuan dan sikap syukur seorang hamba kepada Rabb-nya.
Ini
bacaan doa bangun tidur beserta artinya:
الحَمْدُ لِلهِ الًّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْر
Alhamdulillaahil ladzii ahyaanaa ba‘da maa amaatanaa wa ilaihin nusyuur.Artinya:
Segala puji bagi Allah, Tuhan yang menghidupkan kami setelah Ia mematikan kami. Kepada-Nya lah kebangkitan hari Kiamat.
Baca Juga: Tiga Adab Bangun Tidur Menurut Imam Al-Ghazali
Bacaan doa bangun tidur ini merupakan salah satu amalan sunnah. Nabi SAW mengajarkan lafal doa ini sebagaimana tertuang dalam hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari.
Doa ini memiliki makna syukur sekaligus menjadi pembuka ibadah seorang muslim dengan mengingat Allah SWT. Sebab setiap aktivitas umat Islam itu diharapkan bernilai ibadah.
Bila menutup aktivitas dengan doa sebelum tidur, ketika bangun tidur pun mesti diawali dengan doa. Lalu dilanjut dengan bacaan dzikir lain, kemudian salat Subuh.
Selain syukur, pengakuan terhadap kekuasaan Allah SWT terdapat dalam bagian doa yang artinya, '
Tuhan yang menghidupkan kami setelah Ia mematikan kami'.
Makna dari penggalan doa tersebut bahwa, seorang hamba hanya bisa berserah diri kepada Allah SWT. Mereka harus selalu bersyukur bila dibangunkan saat keesokan hari atau pada hari Kiamat nantinya.
(bal)