Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home lifestyle muslim detail berita

Sundamala dari Epilog Calonarang Pentas di Jakarta

hasanah syakim Jum'at, 26 Agustus 2022 - 18:56 WIB
Sundamala dari Epilog Calonarang Pentas di Jakarta
Produser Sundamala, Happy Salma bersama Nicholas Saputra memberikan keterangan pers terkait pementasan di Jakarta (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Titimangsa bersama Indonesiakaya menghadirkan seni pertunjukan bertajuk Sudamala: Epilog Calonarang sebagai produksi ke-59.

Pementasan ini terinspirasi dari pentas tradisi Bali yang berangkat dari sastra. Sundamala rencana akan pentas 10-11 September 2022 di Gedung Arsip Nasional.

Produser Sundamala, Nicholas Saputra bersama Happy Salma menyiapkan pementasan tradisi ini sejak akhir tahun lalu. Selama pandemi keduanya kerap melakukan diskusi mengenai seni pertunjukan di Bali, salah satunya Calonarang.

Baca juga: Deretan Film Bertema Partner in Crime, Bonnie and Clyde hingga Heathers

"Dilihat dari sisi tradisi maupun dari seni pertunjukan: dramaturgi, gerak penari, kostum dan topeng yang dikenakan serta gamelan yang mengiringi, semua dikreasi dengan detail yang mengagumkan,” kata Nicholas Saputra saat konferensi pers Kamis (25/8/2022).

Menurutnya, Pementasan Sudamala: Dari Epilog Calonarang merupakan karya kolaborasi antara 80 orang seniman bersama maestro Bali dan kota lainnya. Dan menjadi pentas tradisi pertama Titimangsa yang dipentaskan di area terbuka Kota Jakarta.

Sementara itu, Happy Salma mengatakan membawa seni tradisi keluar dari Bali guna membagikan pengalaman penonton di Jakarta bukan hal yang mudah.

"Kami ingin menghadirkan pentas seni tradisi namun dengan tampilan dan bahasa yang universal. Ini juga tantangan bagi kami untuk membuat formula baru dengan durasi yang jauh lebih pendek, karena biasanya pertunjukan seni tradisi bisa berlangsung 6-8 jam,” ujar Happy Salma.

Sudamala berasal dari kata "śuddha" yang berarti bersih, suci, atau bebas dari sesuatu. Sedangkan "mala" bersinonim dengan cemar, kotor, atau tak-murni. Sehingga makna Sudamala ini diartikan sebagai upaya untuk menghilangkan yang cemar atau kotor dari subyek.

Baca juga: Rachel Amanda Ajak Gen Z Aktif di Kegiatan Positif

Sutradara Sundamala: Dari Epilog Calonarang, I Made Mertanadi menegaskan, apa yang akan ditampilan di Jakarta akan sesuai dengan tradisi kuno yang sudah berlangsung selama ratusan tahun di Bali.

Namun, dengan tampilan dan sentuhan teknologi modern serta tokoh Bindres yang menyampaikan kisah dalam bahasa Indonesia.

"Pementasan ini juga berkolaborasi dengan seiman-seniman seni pertunjukan luar Bali untuk memberikan perspektif dan cara pandang dari kacamatan luar Bali," katanya.

Sebelumnya, Titimangsa telah menyelenggarakan pementasan “Taksu Ubud” di Bali. Usai pementasan, Cokorda Gde Bayu memperlihatkan katalog Exposition Coloniale Internationale Paris 1931.

Pada perhelatan yang diselenggarakan kaum kolonial itu, Calonarang tampil di Paris selama 6 bulan bersama Legong dan Janger.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)