Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Teater Salihara Pentaskan Lakon Surat-surat Karna

hasanah syakim Rabu, 09 November 2022 - 20:17 WIB
Teater Salihara Pentaskan Lakon Surat-surat Karna
Lakon surat-surat Karna akan dipentaskan di Teater Salihara pada 20 November 2022 (foto: instagram/ komunitassalihara)
LANGIT7.ID, Jakarta - Komunitas Salihara akan mementaskan teater dengan lakon Surat-surat Karna pada 20 November 2022 mendatang pukul 16:00 WIB dan 20:00 WIB.

Pementasan ini akan dimainkan dalam durasi 90 menit, menyajikan sudut pandang baru terhadap tokoh Karna yang jarang disorot dalam kisah-kisah pewayangan pada umumnya.

Sutradara dan Penulis Lakon, Goenawan Mohamad mengatakan Karna merupakan tokoh pewayangan yang diceritakan berbeda dengan tokoh-tokoh lainnya. Baginya, Karna bukanlah dari kalangan bangsawan juga tidak perkasa.

Baca juga: Dewan Kesenian Jakarta Gelar Musyawarah Perdana di Taman Ismail Marzuki

Akan tetapi menurut Goenawan, sisi minoritas dalam diri Karna inilah yang diharapkan dapat memantik empati, bagi siapa pun yang mendengar kisahnya. Seorang kesatria dari golongan minoritas yang mendambakan status kebangsaan.

“Ini (Surat-Surat Karna) adalah pentas yang bagus dan sudah 11 tahun lamanya tidak dipentaskan. Karna ini kan manusia yang tidak perkasa, tidak dalam golongan manapun. Dia minoritas dalam minoritas. Sehingga kita harus punya empati. Dia anak rakyat yang ingin menjadi bangsawan.” ujar Goenawan dalam keterangannya Rabu (9/11/2022).

Goenawan menafsirkan kisah Karna dengan memanfaatkan naskah Jawa Kuno, cerita tentang nasib tragis anak “rahasia” Kunthi, ibu dari para Pandawa Arjuna, Bima, dan Yudhistira tersebut. Dalam Perang Bharatayudha, Karna berada di pihak Kurawa yang akan bertempur melawan Arjuna.

"Sosoknya begitu misterius, asal usulnya tidak jelas. Dia lahir sebelum kelima Pandawa dan hidup jauh dari sorotan keluarga kesatria," ungkapnya.

Menurutnya, dia diasuh oleh keluarga dari kasta Sudra yakni seorang kusir kereta para bangsawan. Karna tidak tahu bahwa dia seorang anak bangsawan, karena dia dibuang setelah dilahirkan, dia dipisahkan secara paksa tanpa sepengetahuan Kunthi, ibunya.

Cerita ini dikemas dengan menggunakan sudut pandang empat tokoh yakni Karna, Radha, ibu yang mengasuh Karna, Kunthi ibu yang melahirkan, dan Parashurama, guru yang melatih dan memberikan pengetahuan menceritakan kisah sang kesatria misterius tersebut.

Baca juga: Serial Musik Payung Fantasi, Bawakan Karya Maestro Ismail Marzuki

Sebelas tahun lalu, pada 2011 Surat-Surat Karna pernah dipentaskan di Teater Salihara pada 17-20 November. Berbeda dengan pementasan sebelumnya, pada pertunjukan kali ini produksi Surat-Surat Karna akan dipentaskan ala teater Brecht, yakni menggunakan metode dramaturgi berdasarkan pada ide Bertold Brecht, seorang tokoh teater Marxis terkemuka di tahun 1930-an.

Kurator Teater Komunitas Salihara, Hendromasto Prasetyo, mengatakan metode Brechtian yang digunakan dalam pertunjukan ini, mengusung gaya pemanggungan. Di mana secara sengaja memperlihatkan kepada penonton.

Menurutnya, apa yang dipresentasikan di atas panggung adalah peristiwa yang kontras dan berjarak dengan realitas keseharian. Metode ini berbeda dengan ala realisme Stanislavski,ĺp yang mengejar kewajaran demi menyakinkan penonton lewat pendekatan sehari-hari.

“Tidak seperti realisme ala Stanislavski yang mengejar kewajaran demi menyakinkan penonton, hingga memerlukan kedekatan dengan kenyataan sehari-hari. Brechtian justru sengaja menuntun audiens agar sadar, presentasi di atas pentas adalah peristiwa panggung yang berjarak lagi kontras dengan realitas keseharian," ujarnya.

Hendromasto mengungkapkan bahwa dari sana, pertunjukan di jalan Brechtian diharapkan mampu mengetuk kesadaran penonton dan mengubah kenyataan.

Surat-Surat Karna akan dimainkan oleh sejumlah tokoh seperti Landung Simatupang sebagai Parashurama, Ruth Marini sebagai Kunthi, Syam Ancoe Amar sebagai Karna, dan Rebecca Kezia sebagai Radha.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)