LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 3 doa yang bisa diamalkan umat Islam ketika
hujan turun. Bacaan doa ini merupakan amalan dari Rasulullah SAW yang diajarkan kepada para sahabat.
Doa yang umum diketahui kaum muslimin ketika hujan turun yakni "Allahumma shoyyiban nafi’an."
Bacaan doa ini tertuang dalam hadist riwayat Bukhari nomor 1032.
Namun ada beberapa doa yang bisa diamalkan ketika hujan turun, tergantung pada kondisi hujan tersebut, termasuk doa setelah hujan. Berikut 3 doanya:
Baca Juga: Hujan saat Panas dan Mitos Ada Orang Baik Meninggal Dunia1. Doa ketika Hujan"Allahumma shoyyiban nafi’an"
Artinya: Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat
Keutamaannya, Ibnu Baththol mengatakan, anjuran untuk berdoa ketika turun hujan ini untuk mendapatkan kebaikan dan keberkahan. (Syarh Al Bukhari, Ibnu Baththol, 5: 18, Asy Syamilah).
2. Doa saat Hujan Lebat"Allahumma haawalaina wa laa ’alaina. Allahumma ’alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari."
Artinya: Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan.
Doa ini pernah dibaca Nabi SAW ketika minta diturunkan hujan. Kemudian ketika hujan turun begitu lebatnya, beliau memohon pada Allah agar cuaca kembali menjadi cerah.
3. Berdoa setelah Hujan"Muthirna bi fadhlillahi wa rohmatih"
Artinya: Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah
Makna dari doa ini tertuang dalam hadis riwayat Bukhari Muslim. Nabi SAW pernah menjelaskan kepada para sahabat mengenai pengertian Tauhid atas turunnya hujan.
Dalam sebuah hadist, dari Zaid bin Khalid Al Juhani, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan salat shubuh bersama kami di Hudaibiyah setelah hujan turun pada malam harinya.
Tatkala hendak pergi, beliau menghadap jamaah shalat, lalu mengatakan, "Apakah kalian mengetahui apa yang dikatakan Rabb kalian?" Kemudian mereka mengatakan, "Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui".
Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
"Pada pagi hari, di antara hambaKu ada yang beriman kepadaKu dan ada yang kafir. Siapa yang mengatakan 'Muthirna bi fadhlillahi wa rohmatih' (Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah), maka dialah yang beriman kepadaku dan kufur terhadap bintang-bintang.
Sedangkan yang mengatakan 'Muthirna binnau kadza wa kadza' (Kami diberi hujan karena sebab bintang ini dan ini), maka dia lah yang kufur kepadaku dan beriman pada bintang-bintang."
(bal)