LANGIT7.ID, Semarang - Pelatih caretaker Persis Solo Rasiman mengatakan timnya saat ini dalam kondisi siap tempur jelang menghadapi pertandingan melawan PSIS Semarang, Sabtu (3/9/2022) sore di Stadion Manahan Solo.
Persiapan tim sudah maksimal karena memiliki waktu recovery lebih lama ketimbang PSIS.
Menurut Rasiman, PSIS sedang tidak dalam performa terbaiknya dalam beberapa pertandingan terakhir. Namun, Laskar Mahesa Jenar bukan tim yang pantas untuk diremehkan.
Baca juga: Cedera Makin Parah, Carlos Fortes Dirujuk ke Bulgaria“Mereka satu poin berada di atas kita, tentu kita harus mewaspadai mereka sebagai lawan yang kuat,” katanya.
Rasiman menuturkan, meski timnya kalah 1-2 atas Borneo FC,tapi timnya sudah mendekati baik. Para pemain sudah mengalami peningkatan mentalitas permainan.
“Hal yang saya ubah pada tim ini ialah mentalitas fighting spirit. Sejak melawan Bhayangkara FC, tim kita sudah mempunyai mentalitas yang berbeda,” ucapnya.
Pihakya juga sudah siap untuk menyiapkan strategi tanpa Fernando Rodriguez yang tak dapat bermain karena mendapatkan sanksi. Tanpa adanya Fernando, timnya sudah menyiapkan strategi kejutan.
Baca juga: PSIS Dikalahkan 10 Pemain Dewa United, Laga Diwarnai Hujan Kartu“Saya harap besok dapat menjadi surprising factor untuk lawan dengan strategi yang kita lakukan untuk mengganti Fernando. Kita akan melakukan pendekatan yang berbeda pada pertandingan menghadapi PSIS,” ucapnya. .
Sementara itu, Asisten Pelatih PSIS, I Komang Putra memastikan para pemain sudah fokus untuk pertandingan berikutnya melawan Persis. Hasil negatif dalam dua pertandingan sebelumnya sudah mulai dilupakan pemain.
“Saya lihat kemarin pas latihan, sudah melupakan yang kemarin. Saya kasih motivasi. Tetap fokus saja,” ujarnya.
Komang mengaku sangat senang suporter datang ke Manahan untuk memberikan dukungan langsung.
“Di mana mana kalau suporter datang, itu tambah motivasi. Semoga pemain tidak terbebani dan tambah semangat. Hasil pertandingan di Piala Presiden 2022 juga menambah motivasi pemain,” ucapnya.
(sof)