LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 7
tips berkendara mobil saat musim hujan. Kondisi ini harus dipahami oleh masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi agar tetap mengutamakan keselamatan.
Indonesia memasuki
musim penghujan, diprakirakan berlangsung dari September hingga Desember 2022. Sahabat Langit7 yang banyak beraktivitas di jalan harus bisa mengantisipasi hal tersebut.
Berkendara mobil saat hujan harus memang cukup sulit. Kondisi jalan yang licin serta jarak pandang terbatas membuat risiko kecelakaan cukup tinggi.
Namun ada tips berkendara mobil aman saat musim hujan bagi Sahabat Langit7. Cara-cara ini dikemukakan seorang ahli dilansir
Driving Test:
Baca Juga: Cuaca Tak Menentu, Berikut Tips Berkendara di Tengah Hujan Lebat1. Periksa Kelengkapan MobilSebelum melakukan perjalanan saat hujan, periksa ulang berbagai kelengkapan mobil Anda. Hal yang paling utama adalah pada ban dan sistem pengereman.
Pastikan kondisi ban tidak botak agar tidak licin dan selip ketika berkendara. Ban botak sangat mengurangi traksi di jalan basah.
Selanjutnya, cek kondisi rem dan pastikan masih pakem. Perhatikan pula lampu depan, belakang, dan wiper kaca dapat bekerja secara efisien.
2. Berkendara PerlahanKetika berkendara dalam kondisi hujan, batasi kecepatan. Anda harus mengemudi lebih lambat dari biasanya karena jalanan yang basah sangat berbahaya.
Anda akan lebih sulit bereaksi, seperti pengereman ketika jalanan basah. Jika pengereman dilakukan mendadak saat berkendara cepat, mobil Anda bisa tergelincir dan kecelakaan pun tak bisa dihindari.
3. Selalu Nyalakan Lampu DepanLampu kendaraan wajib dinyalakan saat hujan karena adanya kabut. Sebab, menyalakan lampi kendaraan akan meningkatkan visibilitas antar pengemudi untuk melihat adanya kendaraan lain di jalanan.
4. Gunakan Wiper Kaca DepanSupaya jalanan tetap terlihat saat berkendara, selalu nyalakan wiper agar kaca depan tak terhalang air hujan. Wiper kaca depan mobil dapat disesuaikan untuk menghilangkan kelembapan dari kaca dalam kabut tipis atau hujan lebat.
Ada juga beberapa produk untuk disemprotkan atau diseka ke kaca yang dapat menunda pengumpulan air hujan.
5. Jaga Jarak Aman Saat berkendara di musim hujan, jangan lupa untuk jaga jarak aman. Idealnya, jarak minimal dan jarak aman antar kendaraan adalah pada kecepatan 30 kilometer perjam dengan jarak minimal 15 meter dan jarak aman 30 meter.
6. Hindari Pengereman BeratKetika berkendara dalam kondisi hujan, jangan gunakan cruise control agar perhatian Anda pada penggunaan gas dan rem selaras. Oleh karena itu Anda harus berkendara secara perlahan agar tidak melakukan pengereman berat yang menyebabkan kendaraan selip.
7. Waspada Air TergenangHujan menyebabkan kondisi jalanan tergenang air. Jika mobil melewati genangan, ada risiko hydroplaning, yaitu kehilangan traksi dan tergelincir di permukaan jalan.
Untuk menghindari hydroplaning, berkendaralah perlahan saat melewati genangan air. Jika bisa, pilih jalan yang tidak ada genangan.
Namun ketika sudah hydroplaning, bersikaplah tenang dan lepaskan gas dan hindari berbelok serta menginjak rem. Ikuti arah mobil hingga berhenti perlahan untuk mengurasi risiko tergelincir.
(bal)