LANGIT7.ID, Malang - Calista Felicia Ghaydaqila tercatat sebagai lulusan termuda dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB). Dia sudah menyandang Sarjana Kedokteran di usia 18 tahun dengan IPK 3,64.
Calista sudah memulai jenjang pendidikan pada usia empat tahun di Sekolah Dasar. Lulus dari SD, dia masuk program akselerasi di SMPN 3 Tangerang Selatan dan di SMAN 2 Tangerang Selatan.
Dari sekolah itu, Calista mampu menyelesaikan pendidikan selama dua tahun dan masuk jurusan Kedokteran lewat jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) pada usia 14 tahun.
Baca Juga: Mahasiswa Termuda UGM, Umur 15 Tahun Masuk Fakultas Filsafat
Selain menjadi lulusan termuda, Calista juga memiliki cita-cita mulia. Setelah jadi dokter, dia ingin mengabdi di daerah perbatasan atau daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Dia menilai jumlah tenaga medis di wilayah 3T masih sedikit. Penyebaran tenaga medis masih terpusat di kota-kota besar.
"Mayoritas dokter banyak yang berada di Pulau Jawa atau daerah asalnya. Saya ingin sekali mengabdi di perbatasan dan menolong warga," kata Calista, dikutip laman resmi UB, Rabu (21/9/2022).
Anak ketiga dari empat bersaudara itu berharap keinginannya tersebut disetujui orang tua. Di sisi lain, dia berkeinginan bisa meneruskan pendidikan di bidang spesialis anak.
Baca Juga: Mengharukan, Bayi Usia 4 Bulan Wakili Ibu Kandung Wisuda
Selama di UB, Calista mengaku bukan tipe mahasiswi yang ambisius dan memaksakan diri. Bagia dia, kunci meraih hasil terbaik adalah belajar efektif dan usaha semaksimal mungkin.
"Jadi, saya bukan tipe yang memaksakan diri untuk belajar. Saya hanya memanfaatkan waktu yang efektif untuk belajar. Kalau sudah lelah tidak akan saya lanjutkan. Kalau dipaksakan malah hanya lewat-lewat saja apa yang saya pelajari," ujarnya.
(jqf)