LANGIT7.ID, Jakarta -
Komika Arie Kriting ditantang oleh ibu mertuanya, Nursyah, untuk melakukan sumpah mubahalah. Sebab pernikahannya tak direstui oleh ibunda sang istri.
Syarat sumpah mubahalah itu dilontarkan Nursyah karena dia tidak merestui hubungan
pernikahan Arie Kriting dengan anaknya, Indah Permatasari. Bahkan, Nursyah sampai belum menemui cucunya yang lahir beberapa waktu lalu.
"Tidak dulu, sampai laki-laki ini (Arie Kriting) masuk ke dalam masjid dan mubahalah," ujar Nursyah di akun
TikTok popmama_com, dikutip Kamis (29/9/2022).
Baca Juga: Benarkah Pernikahan Menakutkan? Ini Kata Psikolog KlinisLantas, bagaimana sebetulnya sumpah mubahalah dalam pandangan Islam?
Mengutip kajian ceramah
Buya Yahya dikanal YouTube Al Bahjah TV, mubahalah adalah sumpah untuk mempertahankan kebenaran. Sumpah ini juga pernah dilakukan Nabi Muhammad SAW.
"Nabi SAW juga pernah melakukan mubahalah dengan orang kafir. Nabi mengumpulkan putra putrinya Fatimah, Ali, Hasan dan Husein dan meletakkan kain di atasnya."
"Lantas bersumpah di depan orang kafir, bila kebenaran milik Nabi, akan ada musibah menimpa orang kafir. Namun bila salah, maka akan ada musibah yang menimpa kepada Rasulullah," tambahnya.
Pengasuh LPD dan Pondok Pesantren Al-Bahjah ini menambahkan, sumpah mubahalah juga dilakukan dalam kondisi seseorang difitnah. Sehingga untuk mempertahankan kebenarannya dilakukan mubahalah.
Hanya saja, kata dai 49 tahun itu, mubahalah tidak serta merta bisa dilakukan begitu saja, apalagi harus terburu-buru. Sebab, sudah seharusnya sebagai muslim yang taat dapat melangsungkan komunikasi untuk menyelesaikan sebuah masalah.
"Tidak perlu kita sedikit-sedikit mubahalah. Kalau memang ada perselisihan, damaikan dulu, pahami duduk perkaranya, diskusikan dengan baik. Jangan sampai buru-buru mubahalah," tambahnya.
(bal)