LANGIT7.ID, Jakarta -
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghubungi Presiden Federasi Sepakbola Internasional (FIFA), Gianni Infantino, membahas tragedi di
Stadion Kanjuruhan Malang.
"Senin malam saya sudah bergabung langsung, berbicara dengan Presiden FIFA, Presiden Gianni Infantino, berbicara banyak mengenai tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang," kata Jokowi, dalam keterangan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (5/10/2022).
Bersama Presiden FIFA, Jokowi juga membicarakan
Piala Dunia U-20 2023 yang direncanakan digelar di Indonesia pada 2023.
"(Terkait Piala Dunia U-20 2023) keputusan apa pun adalah kewenangan di FIFA," ujar Jokowi.
Baca Juga: FIFA Akhirnya Angkat Bicara Respons Tragedi KanjuruhanSebagai informasi, tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan terjadi karena Aremania (sebutan suporter Arema) tak terima kekalahan tim Arema saat melawan Persebaya dengan skor 2-3.
Kerusuhan memuncak saat gas air mata di lontarkan. Alih-alih suporter tertib justru semakin tidak terkendali. Kondisi panik para suporter menumpuk di pintu keluar stadion.
Sejatinya, penggunaan gas air mata di dalam stadion merupakan larangan FIFA yang tertuang dalam FIFA Stadium Safety and Security Regulations.
Dalam pasal 19 B tertulis, 'No firearms or crowd control gas shall be carried or used' yang berarti, 'Tidak boleh membawa atau menggunakan senjata api atau gas pengendali massa'.
(bal)