LANGIT7.ID, Jakarta -
Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan jiwa memantik kesadaran bahwa tidak ada sepak bola seharga nyawa.
Persebaya dan para pendukungnya, Bonek berupaya merajut ukhuwah dengan Arema demi masa depan liga yang lebih baik.
Azrul Ananda, perwakilan keluarga pemegang saham Persebaya, telah berkomunikasi langsung dengan Presiden Klub Arema Gilang Widya Permana. Keduanya membicarakanmasa depan hubungan kedua pihak ke depan.
“Teman-teman bonek juga sudah berhubungan dengan teman-teman Aremania. Nawaitu-nya sama, untuk mengakhiri segala permusuhan, dan mengawali serta membina hubungan yang lebih baik ke depannya,” dikutip Official Persebaya, Rabu (5/10/2022).
Baca juga: Ribuan Suporter Sepak Bola Sepakat Damai dan Bangun PersatuanPersebaya dengan Arema FC merupakan rival dalam liga sepak bola Indonesia. Dari sisi keamanan, pertemuan dua klub termasuk berisiko tinggi, sementara pada sisi lain adalah big match yang mendulang rating siar dan pendapatan tiket besar dari sisi komersial.
“Kami juga sudah sepakat untuk melakukan pertemuan, antara Bonek dan Aremania, manajemen Persebaya dan Arema, untuk membahas niatan baik itu lalu mewujudkannya dalam program-program dan kegiatan yang konkret,” kata Persebaya.
Jajaran manajemen, pelatih, staff, pemain Persebaya dan Bonek turut berduka cita atas Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 133 orang. Usai derbi Jawa Timur pada Sabtu (1/10/2022) yang dimenangkan Persebaya, Bonek membatalkan rencana penyambutan akibat insiden yang terjadi.
Baca Juga: Iwan Bule Minta Skuad Garuda Asia Fokus Jalani 3 Laga Tersisa “Semoga segala niat dan tujuan baik dari kedua pihak ini bisa dipahami dan didukung oleh sebanyak mungkin teman-teman, kalau memang belum bisa semuanya. Karena bagaimana pun, persaingan hanyalah 90 menit di lapangan, sebelum dan sesudahnya kita semua adalah saudara,” tulis Persebaya.
(sof)