Atasi Kemacetan, Qatar Potong Jam Kerja dan Belajar
Garry Talentedo KesawaKamis, 06 Oktober 2022 - 10:35 WIB
Bendera maroon FIFA World Cup Qatar 2022 berkibar di langit Doha. Foto: Langit7.id/iStock
LANGIT7, Doha - Lebih dari satu juta orang diperkirakan bakal menghadiri Piala Dunia pada 20 November hingga 19 Desember. Pemerintah Qatar pun mengumumkan jumlah jam kerja kantor pemerintahan maupun jam belajar sekolah akan dipangkas guna mengurangi kemacetan sebelum dan selama Piala Dunia 2022.
Pemerintah Qatar berupaya menjaga lalu lintas tetap terkendali di sekitar delapan stadion yang akan menjadi lokasi pertandingan. Otoritas setempat paling khawatir pada dua pekan pertama Piala Dunia ketika jumlah pengunjung asing mencapai puncaknya karena masih ada 32 negara partisipan yang menjalani pertandingan.
Seorang juru bicara pemerintah mengatakan, setelah melakukan pertemuan kabinet, diputuskan hanya 20 persen dari total jumlah pegawai pemerintah yang diperkirakan akan tetap bekerja di kantor. Hal tersebut mulai berlaku pada 1 November sampai 19 Desember dengan waktu bekerja hanya empat jam dalam sehari.
Jam belajar sekolah juga akan mulai dikurangi pada 1-17 November. Jam sekolah bakal dimulai pukul 07.00 pagi dan berakhir hingga tengah hari. Para pelajar selanjutnya akan mendapat jatah libur pada 19 November hingga 22 Desember. Informasi demikian seperti yang dilaporkan, AFP, Kamis (6/10/2022).