LANGIT7.ID, Jakarta - Perusahaan mobil listrik milik
Elon Musk Tesla mulai bulan ini bakal memangkas sensor ultrasonik yang berfungsi untuk mendukung kemampuan autopilot kendaraan.
Pemangkasan sensor ultrasonik ini dilakukan
Tesla karena fitur asisten keselamatan mampu dilakukan oleh kamera.
"Sensor ultrasonik ini cukup murah, tapi pemangkasannya akan menghemat biaya operasional," kata analis Guidehouse Insights, Sam Abuelsamid seperti dilansir
Reuters, Senin (10/10/2022).
Seperti diketahui, saat ini Tesla memiliki 12 sensor ultrasonik di bumper depan dan belakang. Termasuk sensor suara jarak pendek yang digunakan pada saat parkir dan deteksi objek yang mendekat.
Baca Juga: Gawat, Mobil Tesla Bisa Diretas dengan Perangkat Seharga Rp5 JutaBos Tesla, Elon Musk mengklaim, kamera yang disematkan dalam mobil listriknya memiliki kemampuan yang sama dengan sensor ultrasonik, yaitu dapat melakukan perintah otomatis secara penuh.
Perusahaan otomotif asal Amerika Serikat itu melakukan perbaikan akibat kecelakaan yang terjadi saat mobil menggunakan autopilot. Hal itu membuat Tesla tengah menghadapi pengawasan dan hukum.
Transisi sementara akan membatasi pada fitur parkir otomatis. Di mana sensor ultrasonik itu akan dihapuskan pada kendaraan dengan Model 3 dan Model Y secara global, dan tahun depan dilanjutkan dengam Model S dan Model X.
"Perlu pengamatan lebih lanjut terkait hal ini. Apakah akan menjadi kemajuan atau nantinya justru sebuah kemunduran," kata pakar Universitas Carnegie Mellon, Raj Rajkumar.
Sebelumnya, sensor ultrasonik untuk autopilot Tesla gagal menjadi fitur keamanan. Pasalnya, kendaraan gagal berpindah jalur secara otomatis saat menggunakan fitur autopilot.
(bal)