LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 4 strategi yang bisa dilakukan untuk menciptakan
personal branding. Strategi ini mengedepankan karakter dalam bisnis, jadi jangan fokus pada jualan.
Personal branding bisa dimaknai dengan keakraban target pasar terhadap sebuah produk atau brand. Dari sini pebisnis bisa mendapatkan
keuntungan seperti kepercayaan hingga pembeli yang rela membayar lebih mahal.
Melansir
Entrepreneur, berikut 4 strategi untuk melakukan personal branding yang tepat sasaran:
Baca Juga: 3 Alasan Perlunya Personal Branding, Dorong Bisnis Bertumbuh1. Situs webSahabat juga haru mempertahankan situs web bisnis dengan solid. Sebab situs web menjadi salah satu aset digital yang Sahabat miliki, kaitannya dalam kebutuhan bisnis.
Harapannya, orang-orang bisa langsung mengakses situs tersebut dan memiliki kedekatan khusus. Berikan pula desain tampilan menarik pada situs dan jadikan sebagai wadah promosi.
2. Media sosialSahabat harus mulai mengoptimalkan media sosial untuk berinteraksi. Ada banyak media sosial yang bisa dimanfaatkan, seperti Twitter, Instagram, Facebook, dan lainnya.
Berikan narasi baik dan positif dalam setiap konten yang diunggah. Sematkan pula kontak dan buka ruang diskusi untuk menciptakan kedekatan dengan target.
3. BlogSelain situs web dan media sosial, blog kecil juga bermanfaat untuk mendorong peningkatan personal branding. Ruang lingkup yang lebih kecil ini digunakan sebagai pendukung dan wadah untuk menuangkan cerita terkait lainnya.
Blog akan menjadi platform yang tepat untuk berkontribusi dalam publikasi bisnis. Terutama untuk menuangkan ide yang tak bisa dimuat dalam web dan media sosial, seperti straregi story telling.
4. Bukan jualanPersonal branding adalah 80 persen tentang cara pebisnis melayani kebutuhan target pasar, mulai dari kebutuhan, interaksi, dan repon yang positif. Jadi jangan hanya fokus dalam memasarkan sebuah produk.
Membangun personal branding berarti soal penyebaran pesan bahwa sebuah brand dapat dipercaya. Untuk mewujudkannya, maka Sahabat perlu lebih banyak berinteraksi dan bukan banyak berjualan.
(bal)