LANGIT7.ID, Jakarta - Sejumlah klub menginginkan format kompetisi
Liga 1 tetap berlangsung dengan format home-away. Mereka menolak wacana sistem bubble yang akan diterapkan bila nantinya kompetisi digelar kembali.
Persebaya Surabaya dan Persis Solo telah merilis pernyataan bersama apabila lanjutan Liga 1 2022/2023 berjalan kembali. Kedua manajemen klub sepakat menginginkan pertandingan format home-away dan dihadiri penonton.
“Tentunya dibarengi dengan standar keamanan baru yang bisa menjamin keselamatan dan kenyamanan penonton, pemain, ofisial, maupun seluruh pihak yang hadir di stadion,” dilansir laman resmi Persebaya, Ahad (6/11/2022).
Baca juga: Babak Pertama Chelsea Vs Arsenal Imbang Tanpa GolPenolakan sistem bubble juga disuarakan Madura United yang mendorong agar kompetisi tetap menggunakan format home-away. Laskar Sape Kerab menilai sistem bubble akan merugikan industri sepak bola.
“Tidak boleh lagi ada sentralisasi kompetisi lagi. Sentralisasi kompetisi akan melahirkan dampak yang luar biasa juga... Terus, apa gunanya jika kita kemarin mau memulai kompetisi sekarang, bisnis di putaran kompetisi ini terdapat industri UMKM, pekerja sektor, semuanya bergerak," ujar Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ul Haq, kepada wartawan.
Selain itu, lanjutan Liga 1 berpotensi tak membolehkan kehadiran penonton. Hal itu tak terlepas dari Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang, jaminan keamanan penonton saat ini sedang dikaji.
“Kalau penonton tidak ada, dapat duit darimana? Sepakbola itu sumber pendapatan utamanya dari penonton, selain sponsor, merchandise, dan subsidi dari operator kompetisi itu sendiri,” kata dia.
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra juga memberikan pandangan jika kompetisi lanjutan Liga 1 berlangsung dengan sistem bubble. Menurutnya, format bubble akan memberatkan keuangan klub.
Baca juga: Napoli Bekuk Atalanta 2-1, AC Milan Menang Dramatis atas Spezia"Saya pikir waktu main kembali dengan sistem bubble, semua tim berpeluang rugi secara finansial. Mereka harus bayar hotel, makanan, sewa lapangan dan sewa bus. Terus tim akan main jauh dari dukungan suporter," kata pelatih asal Barsil ini.
PT Liga Indonesia Baru telah mengumpulkan seluruh perwakilan klub Liga 1 dalam owners meeting di Jakarta, Jumat (4/11/2022). Hal ini dilakukan untuk mempertimbangkan langkah Arema FC dengan munculnya beberapa opsi soal kelanjutan kompetisi Liga 1 2022.
Hasil owner’s club meeting salah satunya adalah membahas masalah tanggal kembali dilanjutkannya kompetisi. Dalam pertemuan itu, ada tiga opsi tanggal yakni 18 November, 25 November dan 2 Desember.
(sof)