LANGIT7.ID - , Jakarta -
Muktamar ke-48 Muhammadiyah dilangsungkan di Edutorium
Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada 18-20 November 2022. Kemegahan lokasi pelaksanaan agenda lima tahunan Muhammadiyah ini disebut mirip Stadion Allianz Arena, kandang klub sepakbola Bayern Munich di Jerman.
Nama Edutorium sendiri berasal dari akronim education dan auditorium.
Edutorium UMS mencatatkan sejarah sebagai salah satu tempat bagi penyelenggaraan ajang bergengsi internasional
ASEAN Para Games (APG) 2022 lalu.
Baca juga: Anwar Abbas: Persatuan Umat Jadi Isu Strategis MuktamarTempat ini sekaligus menjadi saksi peraihan medali emas pertama kontingen cabang bulu tangkis beregu Indonesia pada Juli 2022. Penasaran berapa luas Edutorium UMS dan apa saja keistimewaannya? Simak ulasan berikut ini, melansir dari laman resmi Muhammadiyah, Jumat (18/11/2022).
Fasilitas Edutorium UMS
Pembangunan Edutorium UMS menelan biaya Rp386 Miliar dan diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah,
Ganjar Pranowo. Gedung ini berdiri di atas lahan seluas 54.000 m2 dengan luas bangunan 14.400 m2.
Kapasitas gedung mencapai 8.000 hingga 10.000 orang dengan lima lantai yaitu lantai dasar, lantai 1, lantai 2, lantai 3, dan rooftop.
Pada lantai dasar (ground floor) mampu menampung 330 mobil. Sedangkan di halaman gedung, mampu menampung 800 mobil. Lapangan bola di depan Edutorium juga bisa digunakan sebagai lahan parkir tambahan. Jika masih tak cukup, maka bisa ditambah di Kampus IV UMS, yang berjarak 500 meter dari gedung Edutorium.
Lalu di lantai 1, terdapat fasilitas pendukung antara lain drop off dan lobby dilengkapi masing-masing empat unit lift dan eskalator.
Baca juga: Suami-Istri Bersepeda 300 Kilometer Demi Muktamar MuhammadiyahBeralih ke lantai 2, terdapat tribun VIP yang mampu menampung 1.200 orang ditambah 10 ruang meeting. Selain itu terdapat musala dan main hall yang mampu menampung sekitar 4.000 orang.
Keistimewaan lainnya dari gedung ini karena terdapat tribun dengan built in seats sekelas bioskop berkapasitas 2.000 orang. Ditambah lagi dukungan area selasar yang memungkinkan gedung memuat 10.000 orang.
Edutorium UMS dibekali sistem suara dan bunyi (sound system built in) 78.000 watt, 1.000 kursi VIP, pendingin ruangan, panggung, petugas keamanan dan kebersihan.
Pada luar bangunan, Edutorium UMS dilengkapi kawasan ruang terbuka hijau sebagai tempat alternatif untuk berolah raga, bersantai.
Dilengkapi pula lintasan lari (jogging track), area bermain anak, serta restoran Dapur Solo sebagai mitra bisnisnya. Ke depannya Edutorium bakal dilengkapi dengan Museum Peradaban Islam Asia Tenggara.
Gedung Multifungsi
Edutorium UMS merupakan pusat keunggulan yang dibangun secara mandiri dan dimiliki sepenuhnya oleh Muhammadiyah. Edutorium UMS juga bisa disewa oleh masyarakat umum.
Gedung ini berlokasi di Karangasem Solo, dengan gerbang utama di ruas Jalan Adi Sucipto 33 Karanganyar. Gerbang samping berada di Jalan Garuda Mas Sukoharjo, Kawasan Edupark UMS, Karangasem, Surakarta.
Baca juga: Haedar Nashir Digadang-gadang Maju Kembali dalam MuktamarGedung Edutorium UMS dirancang oleh arsitek yang juga dosen UMS, Muhammad Siam Priyono Nugroho. Bangunan ini istimewa karena menggabungkan lima fungsi yaitu convention, celebration, exhibition, art space dan sport hall.
Celebration untuk penggunaan acara pernikahan, wisuda, milad, peresmian, awarding, dan kegiatan sejenis. Sementara Exhibition berguna untuk kegiatan pameran, dan aktivitas serupa.
Main hall Edutorium bisa dimasuki mobil dengan akses loading sehingga dapat digunakan untuk pameran otomotif. Sementara Art Space berguna sebagai wadah kegiatan seni, baik musik, tari, dan lainnya.
Bisa pula digunakan sebagai Sport Hall, atau wadah kegiatan olahraga seperti bulutangkis, bela diri, dan lainnya. Terdapat ruang wasit, ruang perangkat pertandingan, ruang loker atlet, tribune khusus difabel, dan tribune VVIP.
Harga Sewa Murah
Meskipun memiliki fasilitas megah, harga sewa bagi masyarakat umum terbilang cukup terjangkau. Khusus wedding, harga sewanya Rp75 juta saat hari kerja atau awal pekan. Untuk akhir pekan seharga Rp100 juta.
Baca juga: Muktamar Aisyiyah ke-48 Hasilkan 10 Poin Komitmen Perempuan Berkemajuan(est)