LANGIT7.ID, Jakarta - Gianni Infantino dipastikan kembali terpilih menjadi Presiden FIFA untuk periode ketiganya.
Kepastian
Gianni Infantino mempertahankan posisinya lantaran tak ada pihak mencalonkan diri sebagai kandidat pemimpin badan sepak bola dunia itu.
Nantinya, Infantino akan dilantik pada 16 Maret 2023 di Kigali, Rwanda. Artinya, pria berusia 52 tahun itu akan memimpin
FIFA selama empat tahun ke depan.
Baca juga: Jokowi: FIFA akan Benahi Fasilitas Sepak Bola IndonesiaSebelumnya, Infantino, telah berkampanye keras selama sebulan terakhir. Ia mencari dukungan individu dari asosiasi nasional, agar secara signifikan memperkuat posisinya.
Mengutip dari Reuters, Jumat (18/11/2022) Infantino akhirnya mendapat dukungan luas dari konfederasi dan asosiasi nasional. Ia menjadi satu-satunya nama yang diajukan sebagai pemimpin FIFA hingga habisnya tenggat waktu pencalonan, pada 16 November 2022 lalu.
Infantino berterima kasih kepada lebih dari 200 anggota asosiasi yang menurut FIFA telah menawarkan dukungan kepadanya untuk masa jabatan berikutnya sebagai Presiden.
"Saya hanya ingin, karena sekali lagi ini adalah pertama kalinya saya berbicara di depan umum hari ini, untuk mencatat terima kasih saya yang sebesar-besarnya kepada lebih dari 200 anggota asosiasi
FIFA, enam konfederasi yang telah mendukung saya. Saya merasa rendah hati dan terhormat bisa melayani komunitas sepak bola global selama empat tahun ke depan," ucap Infantino.
Baca juga: Jokowi dan FIFA Sepakat Transformasi Sepakbola IndonesiaInfantino memenangkan kursi kepresidenan FIFA pada 2016 dalam periode tiga tahun pertama, menggantikan Sepp Blatter, dan terpilih kembali di 2019.
Sejak menjabat, Infantino mengawasi perluasan Piala Dunia menjadi 48 tim pada 2026. Turnamen tersebut akan diselenggarakan bersama oleh Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
(sof)