LANGIT7.ID, Jakarta - Manchester United merilis pernyataan terbaru mengenai “nyanyian” striker mereka, Cristiano Ronaldo dalam wawancara yang menghebohkan bersama Piers Morgan.
The Red Devils telah mendalami pernyataan-pernyataan
Ronaldo di media massa.
“Manchester United pagi ini telah memulai langkah yang tepat dalam menanggapi wawancara media
Cristiano Ronaldo baru-baru ini,” tulis departemen komunikasi MU di laman resmi klub, Jumat (18/11/2022).
Ronaldo menuduh United mengkhianatinya dan terdapat pengkondisian yang memaksanya keluar dari klub dalam sebuah wawancara dengan penyiar TalkTV Piers Morgan. Dalam wawancara 90 menit itu, Ronaldo juga menyatakan tidak menaruh hormat kepada Erik Ten Hag.
Baca juga: MU Dikabarkan Siap Putus Kontrak Cristiano Ronaldo“Kami tidak akan berkomentar lebih lanjut sampai proses ini mencapai kesimpulannya” tulis pernyataan MU.
Keberadaan Ronaldo di jajaran skuad
Manchester United sedang dibayangi krisis. Dia merasa tidak dihargai sebagai pemain lini depan di bawah pengaturan taktik Etik Ten Haag.
Terakhir, kekesalan ia ekspresikan ketika menolak dimainkan di menit-menit terakhir. CR7 memilih meninggalkan bangku cadangan menuju ruang ganti saat melawan Tottenham pada 19 Oktober silam.
"Piers aku akan jujur padamu, itu adalah sesuatu yang aku sesali untuk pergi dari stadion. Mungkin, atau mungkin tidak, saya tidak tahu. Sulit untuk memberi tahu Anda 100% tetapi katakanlah saya menyesal, tetapi dengan cara yang sama saya merasa terprovokasi oleh pelatih,” katanya kepada Piers Morgan.
Pemain berusia 37 tahun itu juga merasa "terprovokasi" oleh manajer United. “Tidak diizinkan bagi saya, seorang pelatih untuk menempatkan saya dalam tiga menit dalam permainan. Maaf, saya bukan pemain seperti itu. Saya tahu apa yang bisa saya berikan kepada tim,” imbuhnya.
Baca juga: MU Segera Ambil Sikap Terhadap Ronaldo Imbas Wawancara yang MenghebohkanKapten Portugal yang dianggap sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa, juga mengatakan keluarga Glazer yang telah memiliki United sejak 2005 ternyata tidak mementingkan klub.
"Keluarga Glazer, mereka tidak peduli dengan klub. Maksud saya, olahraga profesional, seperti yang Anda tahu, Manchester adalah klub pemasaran," katanya dilansir Mirror.
(sof)