LANGIT7.ID, Jakarta - Oxford University merilis sebuah prediksi juara
Piala Dunia 2022. Prediksi yang dibuat berdasarkan hitungan matematika itu tidak menempatkan Brasil sebagai kandidat juara terkuat.
Oxford melakukan studi dengan model matematika untuk menentukan tim yang paling berpotensi menjuarai turnamen empat tahunan tersebut. Studi itu dilakukan oleh mahasiswa post-doctoral Institut Matematika Oxford, Joshua Bull.
Model matematika itu mensimulasikan fase grup hingga satu juga kali dan mengambil hasil paling umum. Algoritmanya disimulasikan lagi untuk fase gugur hingga 100.000 kali. Model matematika itu diciptakan dengan menganalisis peringkat elo atau tingkat keterampilan masing-masing tim, dari data laga internasional sejak 2018.
Baca Juga: Lantunan Al-Quran Buka Piala Dunia 2022 Qatar, Ghanim Al Muftah Baca Surat Al-Hujurat
“Model telah dibuat dengan menganalisis data peringkat tim dari http://eloratings.net/, dengan fokus pada setiap pertandingan internasional tim utama sejak 2018,” tulis laman resmi Oxford University, dikutip Selasa (22/11/2022).
Dari simulasi itu, Oxford mengungkap kalau Brasil adalah tim dengan persentase juara terbesar. Brasil, dari analisis itu, akan mengalahkan Belgia di partai final. Hasil prediksi ini juga mengungkap kalau Inggris hanya akan sampai ke perempatfinal, sama seperti Portugal, Spanyol, dan Belanda.
Timnas Jerman terhenti di babak 16 besar. Argentina dan Prancis masing-masing akan melangkah sampai ke semifinal, lalu kalah dari Brasil dan Belgia secara berurutan.
Baca Juga: Tite Panggil 26 Penggawa Timnas Brasil, Neymar Berambisi Juara di Qatar
Secara persentase, Brasil memimpin dengan angka 14,72% untuk jadi juara, disusul Argentina dengan 14,36%. Lalu, Belanda 7,84%, Spanyol 7,03%, Prancis 6,37%, Belgia 6,31%, dan Portugal 5,60%.
Namun perlu diperhatikan, dalam model matematika Oxford itu, Belanda, Argentina, Spanyol, dan Brasil berada di sisi bagan yang sama. Sementara, Belgia berada di sisi yang sama dengan Inggris, Prancis, dan Portugal.
(jqf)