LANGIT7.ID-, - Kathleen Souza, bek
Al-Nassr Ladies asal Brasil, baru-baru ini menarik perhatian publik lewat pengumuman
perpindahan keyakinannya ke agama Islam. Keputusan tersebut memicu reaksi luas, baik dari lingkungan internal klub maupun para penggemar.
Sebuah video diunggah akun X resmi milik Al-Nassr memperlihatkan saat Kathleen mengumumkan agama barunya itu.
Video tersebut disertai keterangan yang berbunyi, "Kami berbagi momen istimewa dalam hidup pemain kami, Kathleen Souza, saat ia mengumumkan perpindahan agamanya ke Islam, memohon kepada Allah agar ia diberi keteguhan dan mengisi hatinya dengan ketenangan dan
kedamaian."
Baca juga: Puasa Perdana Mualaf Cat Stevens: Perjalanan Musisi Legendaris Menemukan Makna PuasaDalam video tersebut, Kathleen mengungkapkan perasaannya dengan kata-kata yang tulus, mengatakan:
"Saya hanya mencoba menemukan jalan yang benar dan menjadi versi terbaik dari diri saya sendiri, itu saja."
Usai pengumuman mualafnya, pesepakbola berusia 29 tahun ini membagikan momen saat ia melaksanakan
ibadah Umrah lewat akun Instagram miliknya.
“Langkah kecil, menemukan jalan yang benar, mencari perubahan, bersyukur atas karunia kehidupan.” tulis Kathleen dalam keterangan unggahan.
Perlu dicatat bahwa Souza sedang mengalami masa keemasan bersama Al-Nasr Women, karena baru-baru ini ia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Bulan Ini.
Kathleen Souza berusia 29 tahun, lahir di São Vicente, negara bagian São Paulo, Brasil, dan bermain untuk tim nasional sepak bola wanita Brasil.
Baca juga: Umrah Perdana Sejak Mualaf, Marcell Darwin Menangis di Depan KakbahKathleen adalah pemain sepak bola Brasil yang bermain sebagai bek tengah untuk International. Pada Agustus 2024, ia bergabung dengan tim Al-Nasr Women di Arab Saudi.
Ia memulai karier sepak bolanya sejak kecil di Brasil, sempat bermain untuk tim junior Santos FC, sebelum pindah ke Amerika Serikat dan belajar di Universitas Louisville dan Universitas Central Florida.
Keputusan Kathleen Souza bukanlah sekadar tajuk berita olahraga, melainkan sebuah pencapaian spiritual yang mendalam.
Langkah ini menjadi wujud nyata dari pencarian pribadinya akan kedamaian batin, yang kini ia temukan dengan dukungan hangat dari klub dan rekan setimnya, menandai awal dari babak kehidupan yang baru baik di dalam maupun di luar lapangan hijau.
(est)