Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 22 Juli 2026
home sports detail berita

Liga 1 Memakai Sistem Bubble, Kemenpora Sebut Pemain Butuh Iklim Kompetisi

fajar adhitya Senin, 28 November 2022 - 23:25 WIB
Liga 1 Memakai Sistem Bubble, Kemenpora Sebut Pemain Butuh Iklim Kompetisi
Pemain Persib Bandung Bechkam Putra berlatih dibawah arahan pelatih Luis Milla (foto: Persib)
LANGIT7.ID, Jakarta - Kompetisi Liga 1 akan segera bergulir kembali. Kemenpora, PSSI, PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Polri, Kemenkes, Kementerian PUPR, BNPB, sepakat BRI Liga 1 2022/2023 harus segera dilanjutkan.

Tidak adanya kompetisi membuat pemain akan kesulitan untuk mengembangkan potensi diri. Selain itu, tidak adanya kompetisi membuat pemain tim nasional akan jenuh dan amat mungkin tidak bisa menampilkan permainan terbaiknya.

Dalam waktu dekat Indonesia akan mengikuti Piala AFF Mitsubishi, Piala Asia U20, Piala Asia Senior dan Piala Dunia U-20. Bergulirnya kembali Liga 1 dinilai sangat penting karena ada kebutuhan terbentuknya tim nasional yang tangguh.

‘’Tidak bisa pemain hanya latihan jangka panjang dan melakukan latih tanding. Pemain butuh kompetisi. Untuk itu kita menginginkan kompetisi BRI Liga 1 segera bergulir,’’ ujar Menpora Zainudin Amali saat rapat koordinasi membahas lanjutan kompetisi di Auditorium Kemenpora, Jakarta, Senin (28/11/2022).

Baca juga: 6 Gol Tercipta, Kamerun vs Serbia Saling Balas Gol

Menurut Menpora, dengan adanya kompetisi juga, maka pelatih dapat melihat pemain-pemain yang dibutuhkannya untuk timnas. Apabila pemain-pemain yang telah mengikuti TC selama ini dalam perjalanananannya dievaluasi dan tidak mungkin dimainkan lagi maka dia harus diganti dengan pemain yang dihasilkan dalam kompetisi.

“Artinya komitmen dari klub terhadap terbentuknya tim nasional sudah sangat jelas. Tapi kita tahu persis bahwa kalau hanya dengan latihan saja, apakah itu latihan dalam negeri maupun di luar negeri itu tidak cukup. Harus ada atmosfer kompetisi yang bisa mengasah kemampuan tim nasional ini,” jelasnya.

Dikatakan Menpora Amali, pihak Kepolisian akan mengundang stakeholder terkait terutama pengelola kompetisi yakni LIB dan PSSI untuk melakukan rapat merumuskan terkait penyelenggaraan kembali liga. Rakor rencananya akan dilangsungkan Selasa (29/11/2022).

‘’Untuk membahas soal kompetisi, besok ada rakor khusus terkait pengamanan yang akan diikuti Polri dan pengelola kompetisi (PT LIB), PSSI. Jadi Polri masih butuh waktu satu kali lagi untuk rakor khusus soal pengamanan," imbuh Amali.

Baca juga: Banjir Medali Atlet ASEAN Paragames XI, Jokowi: Pertahankan

Dalam rakor di Kemenpora itu, PT LIB memaparkan terkait kompetisi, yakni format sentralisasi hingga putaran pertama rampung di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Dalam lanjutan kompetisi sistem buble ini, stadion yang rencananya akan dipakai yakni Stadion Jatidiri (Semarang), Stadion Manahan (Surakarta), Stadion Maguwoharjo (Sleman), Stadion Sultan Agung (Bantul), dan Stadion Moch Soebroto (Magelang) mulai 2-23 Desember 2022. Setelah itu kompetisi akan berjalan normal hingga selesai pada 15 April 2023.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 22 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:03
Ashar
15:24
Maghrib
17:57
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan