Rashid Rover, misi Uni Emirat Arab ke Bulan akan meluncur hari ini, Rabu, 30 November 2022. Foto: Twitter/@MBRSC.
LANGIT7.ID - , Jakarta - Pusat Luar Angkasa Mohammed bin Rashid (MBRSC) mengumumkan telah menyelesaikan persiapan akhir peluncuran pendaratan
"Rashid Rover" ke Bulan.
Misi Bulan ini akan menjadi yang pertama dilakukan oleh negara Islam.
"Rashid" Rover bakal lepas landas dari Stasiun
Luar Angkasa Cape Canaveral di Florida, Amerika Serikat, pada hari ini, Rabu, 30 November 2022 pukul 12.39 waktu UEA.
Baca juga: Arab Saudi Bakal Kirim Astronot Wanita ke Luar Angkasa Tahun DepanMBRSC mengatakan, ispace inc (ispace) yang berbasis di Jepang, akan mendaratkan Rashid Rover di Bulan. Pendaratan Bulan Misi 1 HAKUTO-R telah diintegrasikan ke dalam roket SpaceX Falcon 9.
Melalui unggahan Twitter, MBRSC mengatakan masyarakat Uni Emirat Arab (UEA) dapat menyaksikan peluncuran tersebut secara langsung.
">
"Tanggal dan waktu dapat berubah tergantung pada cuaca dan kondisi lainnya”, tambah ispace, dikutip dari Khaleej Time, Rabu (30/11/2022).
Baca juga: NASA Sebut Sampah Luar Angkasa Jadi Ancaman Besar Masa Kini"Kami senang telah menyelesaikan tahap pertama Misi 1 dengan persiapan terakhir sebelum peluncuran selesai," kata Takeshi Hakamada, pendiri dan CEO ispace.
Setelah diluncurkan, pesawat ruang angkasa akan mengambil rute berenergi rendah ke Bulan daripada pendekatan langsung. Ini berarti rover akan mendarat sekitar lima bulan setelah peluncuran atau pada April 2023.
Keberhasilan misi akan menjadikan UEA sebagai negera keempat yang melakukan pendaratan di Bulan.
Tempat pendaratan utama Rashid Rover adalah Kawah Atlas di tepi luar tenggara Mare Frigoris. 'Mare' adalah dataran datar dan gelap di permukaan Bulan. Situs ini terletak di sisi paling utara Bulan dan belum pernah dieksplorasi sebelumnya.
Baca juga: Fakta Unik Space Sweepers, Film Penyelamat Bumi dari Sampah Luar AngkasaSebagai informasi, nama Rashid Rover diambil dari mendiang Sheikh Rashid bin Saeed Al Maktoum, mantan penguasa Dubai. Rashid Rover akan mempelajari plasma Bulan dan memberikan jawaban atas pertanyaan lama tentang debu bulan, mobilitas di permukaan bulan, dan bagaimana permukaan yang berbeda berinteraksi dengan partikel.
(est)