LANGIT7.ID, Jakarta - Tim Nasional (Timnas) sepak bola Italia berhasil menyingkirkan Spanyol di Semifinal Piala Eropa 2020 melalui drama adu penalti yang berkesudahan 4-2. Sosok Alvaro Morata menjadi perbincangan hangat karena dikaitkan sebagai kekalahan Spanyol.
Berlangsung di Wembley Stadium, Rabu (7/7/2021) dinihari WIB, Italia mampu unggul terlebih dahulu pada menit ke-60 melalui Federico Chiesa. Namun, Spanyol mampu menyamakan kedudukan melalui Alvaro Morata, sepuluh menit jelang laga berakhir.
Saat memasuki babak perpanjangan waktu, baik Italia maupun Spanyol rupanya gagal menciptakan gol tambahan selama 2x15 menit. Pertandingan pun berlanjut ke babak adu penalti.
Di babak adu penalti,
Gli Azzurri mampu mengungguli Spanyol 4-2. Penjaga gawang Italia Gianluigi Donnarumma berhasil menepis satu tendangan dari eksekutor Spanyol, yakni Alvaro Morata. Sebelumnya, Daniel Olmo gagal menceploskan bola ke gawang lantaran sepakannya melambung.
Kekalahan Spanyol mungkin saja dikarenakan sang pelatih Luis Enrique, tidak memainkan Alvaro Morata sejak awal pertandingan. Enrique baru memasukkan Morata pada menit ke-61 babak kedua menggantikan Mikel Oyarzabal.
Kehadiran Morata rupanya memberikan dampak positif bagi Spanyol. Benar saja, penyerang Juventus itu berhasil mencetak gol penyeimbang sekaligus menghidupkan asa
La Furia Roja.
Di sisi lain, Morata juga menjadi penyebab kekalahan Spanyol di babak adu penalti. Dia diketahui gagal mejalankan tugasnya dengan baik usai tendangannya mampu dimentahkan Donnarumma.
Malam yang tidak akan mudah dilupakan Morata. Gol penyeimbang yang dicetaknya pada menit ke-80 membuat laga diperpanjang. Sayangnya, eks striker Real Madrid dan Chelsea itu malah gagal mengeksekusi bola dari titik putih dalam drama adu penalti.
Kau (Morata) yang mulai, kau pula yang mengakhiri. Alhasil, Italia berhak maju ke babak final dan menunggu pemenang antara Inggris melawan Denmark yang berlangsung, Kamis (8/7/2021) dini hari WIB.
Berikut fakta-fakta menarik dari laga Italia vs Spanyol versi Opta yang dirangkum Langit7.id dari Sky Sports:- Italia telah mencapai final ke-10 dalam turnamen besar, dengan rincian 6 final di Piala Dunia dan empat final di Piala Eropa. Hanya Jerman yang berhasil mencatatkan 14 penampilan di partai final dalam turnamen besar tersebut.
- Italia vs Spanyol mencatatkan 10 pertemuan, menjadi tim yang paling sering bertemu di ajang turnamen besar Piala Dunia maupun Piala Eropa.
- Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Spanyol gagal melaju ke babak semifinal di semua turnamen besar.
La Furia Roja selalu berhasil lolos ke babak final dalam lima turnamen sebelumnya.
- Koleksi enam gol Alvaro Morata memutus rekor gol terbanyak Spanyol yang sebelumnya dipegang Fernando Torres dengan lima gol di Kejuaraan Eropa. Morata juga menjadi pemain Spanyol pertama yang mencetak gol untuk klub dan negaranya di Wembley Stadium.
- Gelandang Spanyol, Pedri, menjadi pemain Eropa pertama usia 18 tahun yang menjadi starter sebanyak enam pertandingan berturut-turut dalam sejarah turnamen besar.
(asf)