Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 16 Juli 2026
home sports detail berita
Piala Dunia 2026

Argentina Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026, Lionel Messi Bidik Gelar Juara Dunia Kedua Beruntun

nabil Kamis, 16 Juli 2026 - 08:03 WIB
Argentina Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026, Lionel Messi Bidik Gelar Juara Dunia Kedua Beruntun
(Dok: FIFA)
LANGIT7.ID-Jakarta; Argentina dan Spanyol akan saling berhadapan dalam partai puncak Piala Dunia FIFA 2026 yang mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola dunia. Duel final ini juga menghadirkan kisah menarik bagi Lionel Messi, yang akan menghadapi negara tempat namanya melambung sebagai pesepak bola kelas dunia.

Laga final akan digelar di New York New Jersey Stadium pada Minggu, 19 Juli. Pertandingan dijadwalkan dimulai pukul 15.00 waktu New York atau 21.00 waktu Madrid, yang setara dengan Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB.

Pertandingan ke-104 Piala Dunia FIFA 2026 ini mempertemukan juara Eropa, Spanyol, dengan juara bertahan Piala Dunia sekaligus kampiun Amerika Selatan, Argentina.

Spanyol memastikan tempat di final setelah tampil impresif dengan menyingkirkan Prancis di semifinal. Tim asuhan Luis de la Fuente mengendalikan pertandingan sejak awal hingga akhir melalui penguasaan bola yang dominan serta penyelesaian akhir yang efektif, sekaligus meredam agresivitas lini serang Prancis.

Penampilan melawan Les Bleus menjadi puncak performa Spanyol sepanjang turnamen. Meski begitu, perjalanan La Roja menuju final tidak sepenuhnya mulus.

Mereka mengakhiri fase grup sebagai juara Grup H. Namun, Spanyol sempat ditahan imbang tanpa gol oleh kejutan turnamen, Cabo Verde, pada laga pembuka. Setelah itu, tim asuhan De la Fuente bangkit dengan menghajar Arab Saudi 4-0 sebelum menutup fase grup lewat kemenangan tipis 1-0 atas Uruguay yang tampil ngotot.

Memasuki babak gugur, Spanyol melaju mulus di babak 32 besar setelah mengalahkan Austria 3-0. Namun, dua laga berikutnya berlangsung jauh lebih sulit.

Gol telat Mikel Merino menjadi penentu kemenangan 1-0 atas Portugal di babak 16 besar. Gelandang tersebut kembali menjadi pahlawan saat Spanyol menundukkan Belgia 2-1 di perempat final. Dalam laga itu, Belgia mencetak satu-satunya gol yang sejauh ini bersarang ke gawang Spanyol sepanjang turnamen.

Performa Spanyol terus meningkat dari pertandingan ke pertandingan. Kemenangan meyakinkan atas Prancis semakin menegaskan alasan mereka sejak awal dipandang sebagai salah satu favorit juara.

Final pada 19 Juli juga menjadi kesempatan pertama Spanyol kembali tampil di partai puncak Piala Dunia sejak mengangkat trofi pada 2010, yang sekaligus merupakan final pertama mereka dalam sejarah turnamen tersebut.

Di sisi lain, Argentina menempuh perjalanan yang jauh lebih berat, tetapi penuh drama, untuk mencapai final Piala Dunia kedua secara beruntun sekaligus yang ketujuh sepanjang sejarah.

Juara bertahan membuka turnamen dengan tiga kemenangan beruntun di fase grup berkat penampilan luar biasa Lionel Messi. Sang kapten telah mengoleksi delapan gol pada Piala Dunia kali ini dan total 21 gol sepanjang kariernya di ajang Piala Dunia.

Argentina mengawali langkah dengan mengalahkan Aljazair 3-0 melalui hattrick Messi. Setelah itu mereka menundukkan Austria 2-0 berkat dua gol Messi, lalu mengalahkan Yordania 3-1 dengan satu gol tambahan dari pemain berjuluk La Pulga tersebut.

Tantangan sesungguhnya datang pada fase gugur. Tim besutan Lionel Scaloni membutuhkan perpanjangan waktu untuk menundukkan Cabo Verde 3-2 dalam laga yang berlangsung sengit.

Drama lebih besar tersaji di babak 16 besar saat menghadapi Mesir. Argentina sempat tertinggal 0-2 hingga menit ke-79, tetapi berhasil membalikkan keadaan dan mencatat kemenangan dramatis 3-2 melalui comeback bersejarah.

Pada perempat final, Argentina harus bekerja keras menghadapi Swiss. Setelah bermain imbang 1-1, Swiss kehilangan satu pemain akibat kartu merah. Julian Alvarez akhirnya memecah kebuntuan lewat gol indah sebelum Lautaro Martinez memastikan kemenangan dengan gol ketiga.

Semifinal melawan Inggris juga berlangsung menegangkan. Inggris unggul lebih dulu pada awal babak kedua melalui Anthony Gordon dan tampak berada di jalur kemenangan.

Namun, Argentina kembali menunjukkan mental juara. Gol jarak jauh Enzo Fernandez menyamakan kedudukan sebelum Lautaro Martinez, yang masuk sebagai pemain pengganti, mencetak gol lewat sundulan di tiang jauh untuk membawa Albiceleste menang.

Hasil itu mengantar Argentina kembali ke final, empat tahun setelah menjuarai Piala Dunia Qatar 2022. Kali ini, lawan dari Eropa kembali menjadi penghalang terakhir mereka menuju trofi Piala Dunia.

Dalam sejarah Piala Dunia, Spanyol dan Argentina baru sekali bertemu, yakni pada 1966 di Villa Park. Saat itu, Argentina menang 2-1 pada pertandingan pembuka fase grup.

Seluruh gol tercipta pada babak kedua. Penyerang Luis Artime mencetak dua gol untuk Argentina, sementara satu gol Spanyol dibukukan gelandang Pirri.

Di luar Piala Dunia, kedua tim telah bertemu dalam 13 laga persahabatan. Spanyol mencatat enam kemenangan, Argentina lima kemenangan, sedangkan dua pertandingan lainnya berakhir imbang.

Pertemuan terakhir mereka berlangsung di Madrid pada 2018, ketika Spanyol menang telak 6-1 atas Argentina.

Sebagai juara di benua masing-masing, kedua tim sebenarnya dijadwalkan bertemu pada ajang Finalissima di Qatar pada Februari lalu. Namun, pertandingan tersebut akhirnya dibatalkan.

Spanyol diperkirakan menurunkan Simon di bawah mistar. Lini belakang diisi Porro, Laporte, Cubarsi, dan Cucurella. Rodri serta Fabian akan mengawal lini tengah, sementara Lamine Yamal, Olmo, dan Baena mendukung Oyarzabal di lini depan.

Argentina diprediksi memainkan Martinez sebagai penjaga gawang. Nahuel, Romero, Lisandro Martinez, dan Tagliafico mengisi lini belakang. Paredes, Mac Allister, Enzo Fernandez, serta Giuliano Simeone berada di lini tengah, sedangkan Lionel Messi akan berduet dengan Julian Alvarez di lini serang.

Final akan berlangsung di New York New Jersey Stadium, stadion serbaguna yang dibuka pada 2010 dan menjadi kandang klub NFL New York Giants serta New York Jets.

Baca juga: Perjalanan Argentina ke Final Piala Dunia 2026: Messi Bersinar, Albiceleste Tantang Spanyol demi Pertahankan Gelar

Stadion ini sebelumnya menjadi lokasi final Piala Dunia Antarklub FIFA 2025, ketika Chelsea mengalahkan Paris Saint-Germain 3-0.

Selama Piala Dunia 2026, stadion tersebut telah menggelar tujuh pertandingan, terdiri atas lima laga fase grup, kemenangan Prancis 3-0 atas Swedia di babak 32 besar, serta kemenangan Norwegia 2-1 atas juara lima kali Piala Dunia, Brasil, pada babak 16 besar.

Kini, New York New Jersey Stadium bersiap menggelar pertandingan terakhir turnamen, yakni final yang mempertemukan Spanyol dan Argentina dalam perebutan gelar juara dunia.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 16 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan