Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 16 Juli 2026
home sports detail berita
Piala Dunia 2026

Perjalanan Argentina ke Final Piala Dunia 2026: Messi Bersinar, Albiceleste Tantang Spanyol demi Pertahankan Gelar

nabil Kamis, 16 Juli 2026 - 07:53 WIB
Perjalanan Argentina ke Final Piala Dunia 2026: Messi Bersinar, Albiceleste Tantang Spanyol demi Pertahankan Gelar
(Dok: FIFA)
LANGIT7.ID-Jakarta; Lionel Messi kembali menjadi sosok sentral di balik laju impresif Argentina menuju final Piala Dunia FIFA 2026. Delapan gol yang dicetak sang kapten membawa Albiceleste selangkah lagi mempertahankan gelar juara dunia.

Argentina akan menghadapi Spanyol pada partai puncak yang digelar di New York New Jersey Stadium, Minggu (19/7). Tim asuhan Lionel Scaloni melangkah ke final setelah menyingkirkan Cabo Verde, Mesir, Swiss, dan Inggris di fase gugur. Sejauh ini, Argentina juga menjadi tim paling produktif di turnamen dengan torehan 19 gol.

Perjalanan Argentina menuju final diawali dengan penampilan meyakinkan di fase grup. Pada laga pembuka melawan Aljazair, Messi yang menjalani penampilan internasional ke-200 langsung mencetak hat-trick dalam kemenangan 3-0. Tiga gol tersebut membuatnya menyamai rekor Miroslav Klose dengan koleksi 16 gol di Piala Dunia, sebuah catatan yang kemudian berhasil ia lampaui.

Momentum positif berlanjut saat Argentina mengalahkan Austria 2-0. Meski sempat gagal mengeksekusi penalti di awal pertandingan, Messi membayar lunas kegagalannya dengan dua gol indah yang memastikan Argentina lolos lebih cepat ke babak gugur sekaligus menjadikannya pemegang rekor gol terbanyak sepanjang sejarah putaran final Piala Dunia.

Argentina kemudian menutup Grup J dengan kemenangan sempurna setelah menundukkan Yordania 3-1 di Dallas. Giovani Lo Celso membuka keunggulan lewat tendangan bebas, disusul gol penalti Lautaro Martinez. Messi yang masuk dari bangku cadangan melengkapi kemenangan melalui tendangan bebas pada akhir pertandingan.

Drama mulai menghiasi perjalanan Argentina di fase gugur. Pada babak 32 besar melawan Cabo Verde di Miami, Albiceleste dua kali unggul melalui Lionel Messi dan Lisandro Martinez. Namun, Cabo Verde mampu menyamakan kedudukan lewat Deroy Duarte dan gol spektakuler Sidny Lopes Cabral.

Pertandingan akhirnya ditentukan pada babak tambahan waktu. Umpan sepak pojok Messi memaksa Diney Borges mencetak gol bunuh diri pada menit ke-111, memastikan Argentina menang 3-2.

Laga dramatis kembali terjadi di babak 16 besar saat menghadapi Mesir. Argentina sempat berada di ambang kekalahan setelah Mostafa Ziko membawa Mesir unggul dua gol hingga menit ke-67.

Namun sang juara bertahan bangkit dengan luar biasa. Cristiano Romero dan Messi menyamakan skor, meski Messi sebelumnya gagal mengeksekusi penalti. Gol tersebut juga memperpanjang rekor Messi yang selalu mencetak gol dalam sembilan pertandingan berturut-turut. Enzo Fernandez kemudian memastikan kemenangan lewat sundulan pada masa injury time.

Di perempat final, Argentina menundukkan Swiss 3-1 setelah perpanjangan waktu. Kali ini Messi memang tidak mencatatkan namanya di papan skor, tetapi sepak pojoknya berhasil dikonversi Alexis Mac Allister menjadi gol pembuka.

Dan Ndoye sempat menyamakan kedudukan untuk Swiss pada babak kedua. Namun kartu merah yang diterima Breel Embolo membuat Argentina unggul jumlah pemain. Keunggulan itu dimanfaatkan dengan baik melalui gol spektakuler Julian Alvarez sebelum Lautaro Martinez memastikan kemenangan sekaligus tiket ke semifinal.

Semifinal menghadirkan ujian berat lainnya saat Argentina bertemu Inggris. Anthony Gordon membawa Inggris unggul lebih dulu dan Jordan Pickford tampil gemilang menjaga keunggulan timnya.

Meski demikian, Argentina kembali menunjukkan mental juara. Enzo Fernandez mencetak gol penyeimbang lima menit sebelum waktu normal berakhir. Albiceleste terus menekan hingga akhirnya Lautaro Martinez mencetak gol melalui sundulan pada menit ke-92 untuk membalikkan keadaan menjadi kemenangan 2-1.

Kini, tantangan terakhir menanti. Argentina akan berhadapan dengan Spanyol dalam duel dua kekuatan besar sepak bola dunia di New York New Jersey Stadium, Minggu (19/7).

Argentina memburu sejarah sebagai negara pertama yang mampu mempertahankan gelar juara Piala Dunia secara beruntun sejak Brasil melakukannya pada 1958 dan 1962. Di sisi lain, Spanyol berupaya meraih gelar dunia kedua setelah menjadi juara pada 2010.

Final ini juga mempertemukan dua gaya permainan yang berbeda. Argentina datang sebagai tim tersubur di turnamen dengan 19 gol, sementara Spanyol baru kebobolan satu gol sepanjang kompetisi.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 16 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan