LANGIT7.ID, Jakarta - Munculnya
jerawat di area wajah tertentu ternyata memiliki penyebab yang berbeda. Area wajah menjadi yang paling sering ditumbuhi jerawat, mulai dari dahi, pipi, rahang, hingga dagu.
Setiap area wajah bisa berjerawat karena alasan yang berbeda, baik karena diet, ketidakcocokan akan produk rambut, ataupun perawatan
kecantikan.
Masalah jerawat dapat diketahui dari tempat atau area di mana jerawat tersebut muncul. Dengan begitu langkah pencegahan bisa dilakukan dengan tepat.
Baca Juga: Benarkah Es Batu Bisa Atasi Mata Panda dan Jerawat? Cek Fakta IlmiahnyaMelansir
Huffpost, Kamis (2/2/2023), berikut cara mengenali jerawat dari area tempatnya muncul:
1. Dagu dan RahangDokter kulit, Deanne Mraz Robinson menyebut jerawat di dagu pada wanita kebanyakan adalah gangguan secara hormonal. Di antaranya wanita mendapati gangguan menstruasi, kadar hormon meningkat, kelenjar minyak atau sebaceous yang membesar.
Selain dagu, jerawat juga sering muncul di bagian rahang. Ini juga area umum yang paling sering muncul jerawat.
Dokter kulit bersertifikat di Skin Associates of South Florida, Jacquelyn Dosal mengaitkan jerawat di area rahang bawah dengan perilaku yang tidak disadari. "Sambil duduk di meja, orang sering menopang dagunya dengan tangan," katanya.
Akibatnya, tidak hanya bakteri yang menempel pada kulit, tetapi tekanan dan kompresi tersebut juga membuat lebih banyak penyumbatan kelenjar minyak, yang menyebabkan jerawat.
2. DahiProduk rambut seperti sampo dan kondisioner juga bisa menyebabkan timbulnya jerawat di dahi.
"Termasuk produk seperti
hairspray atau gel rambut. Bahan-bahan yang dibuat khusus untuk rambut cenderung tidak memiliki manfaat yang sama pada kulit," ungkap Dosal.
Dosal juga mengingatkan bahwa benda-benda penutup kepala juga bisa menyumbang pertumbuhan jerawat di dahi. Seperti penggunaan topi, helm, dan sebagainya.
Panas dan gesekan yang disebabkan oleh pemakaian topi menghalangi folikel rambut, sehingga dapat menyebabkan jerawat. Jadi, cobalah untuk mengenakan topi longgar dan tidak menggesek kulit. "Cuci topi dan helm setidaknya seminggu sekali bila perlu," ujarnya.
Baca Juga: Punya Jerawat dan Komedo di Punggung? Begini Cara Mengatasinya3. HidungDokter kulit bersertifikat di New York Dermatology Group, Dan Belkin mengungkapkan, penggunaan riasan pada bagian hidung cenderung dapat menyebabkan timbulnya jerawat.
Terlebih, bila ditambah dengan penggunaan masker wajah yang dikenakan jarang diganti. "Jadi hindari memakai riasan dan menutupnya dengan masker," ujarnya.
4. PipiMakanan manis seperti kandungan gula dan glikemik tinggi bisa memunculkan jerawat pada pipi. Di antaranya seperti nasi putih dan roti putih.
"Pipi adalah area umum tumbuhnya jerawat, terutama pipi bagian bawah. Ini bisa jadi karena makanan tinggi indeks glikemik," ucap Deanne Mraz Robinson.
Menurutnya makanan tersebut dapat menyebabkan gula darah naik lebih tinggi dan lebih cepat. Sehingga menyebabkan kadar insulin deregulasi dan peradangan di seluruh tubuh. "Peradangan terkait dengan produksi dan oksidasi sebum di folikel rambut berkontribusi pada munculnya jerawat," lanjutnya.
Selain itu, menggunakan ponsel dengan menempelkannya ke wajah juga menjadi penyebab munculnya jerawat. Ponsel dikatakan membawa bakteri 10 kali lebih banyak daripada dudukan toilet umum.
"Jadi kotoran dari perangkat dikombinasikan dengan keringat dan minyak di kulit Anda, sangat mudah menyebabkan peradangan dan menimbulkan jerawat," tuturnya.
5. AlisBagian atas alis adalah area yang kaya akan kelenjar sebaceous, sehingga rentan terhadap komedo hitam dan putih.
Jerawat pada alis sangat mungkin disebabkan oleh pertumbuhan berlebihan dari pityrosporum, yaitu jamur lipofilik yang dianggap sebagai flora normal pada kulit. "Ini adalah jamur yang menyerupai jerawat dan menyebabkan peradangan pada folikel rambut," kata Belkin.
Baca Juga: Mengenal Skin Barrier, Ciri-ciri Kerusakan hingga Cara Merawatnya
(gar)