LANGIT7.ID, Jakarta -
Produk fashion muslim memiliki potensi besar disandingkan dengan 5 destinasi super prioritas. Tujuannya, agar wisatawan bisa berbelanja busana muslim dengan ciri khas kedaerahan masing-masing.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahudin Uno, mengatakan sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, industri fashion muslim Indonesia sangat menjanjikan untuk dikembangkan di pasar internasional.
"Kami ingin produk-produk ekonomi kreatif Indonesia bersama muslim fashion ini hadir di lima destinasi super prioritas dan saling menginspirasi," ujar Sandiaga Uno dalam webinas, Rabu (25/8).
Baca juga:
Sandiaga Pastikan Tiga Pilar Ini Guna Pulihkan Perekonomian NasionalSandi menambahkan, dengan datang destinasi wisata dan pengunjung bisa dapat produk-produk berkualitas dan berkearifan lokal sesuai dengan destinasi super prioritasnya.
Sandiaga mengatakan industri fashion muslim memiliki pasar yang besar. Selain itu, produsen dan juga pelaku usaha fesyen muslim terus meningkat sehingga bisa menjadi peluang untuk terus berkembang dengan melakukan inovasi, adaptasi dan kolaborasi.
"Kami melihatnya ini sangat menjanjikan, industri fashion muslim dan kita memiki produk-produk yang beraneka ragam," ujar Sandiaga.
Sandiaga juga mengajak seluruh komunitas dan asosiasi fashion muslim untuk berkolaborasi bersama dengan Kemenparekraf guna mewujudkan Indonesia menjadi kiblat fashion muslim dunia. Menurutnya, hal ini tidak dapat terjadi tanpa adanya kolaborasi dari hulu ke hilir.
"Kalau bicara fashion muslim dunia mestinya kiblatnya di Indonesia dan jangan sampai kita memberikan kesan bahwa kita hanya pasar, tapi kita juga adalah pemain bukan penonton," kata Sandiaga.
(sof)