LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga,
Zainudin Amali mengantarkan surat pengunduran diri secara resmi sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga kepada Menteri Sekretariat Negara Pratikno.
"Pagi ini saya baru saja ketemu dengan Pak Mensesneg, saya mengantarkan surat permohonan pengunduran diri saya dari posisi sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga," kata Zainudin Amali di Gedung Kemensesneg Jakarta, melansir
Antara, Kamis (9/3/2022).
Sebelumnya pada 20 Februari 2023, Menpora Zainudin Amali menyebutkan Presiden Jokowi telah mengizinkan dirinya untuk fokus dan konsentrasi mengurus sepak bola nasional setelah terpilih sebagai Wakil Ketua Umum I Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Namun, karena belum menerima surat pengunduran diri Amali secara resmi, Presiden Jokowi pun belum memutuskan nama penggantinya.
Baca Juga: Menpora Targetkan Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Senior Setelah U-20"Dan tentu itu masih berupa surat. Memang saya harus ketemu Bapak Presiden, beliau sekarang tidak ada (di Istana) maka kemungkinan saya dijadwalkan hari Senin (13/2) akan bertemu dengan Pak Presiden," ungkap Amali.
Presiden Jokowi diketahui melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah pada 9 dan 10 Maret 2023.
"Kan teman-teman menanyakan kapan akan mengantarkan suratnya, hari ini tanggal 9 (Maret), hari Kamis, sudah saya antarkan. Tinggal tunggu saja, kan keputusannya ada di Bapak Presiden, bukan di saya," tambah Politisi Partai Golkar ini.
Baca Juga: Menpora: Arak-Arakan Trofi Piala Dunia U-20 Akan Sampai ke PapuaAmali mengaku tidak mengusulkan nama tertentu untuk menggantikan posisinya sebagai Menpora.
"Ya enggaklah, penggantinya adalah hak prerogatif Bapak Presiden, sebagaimana yang pernah saya sampaikan beberapa waktu lalu secara informal, secara lisan saya sudah sampaikan ke Presiden saya akan fokus dan konsentrasi mengurus salah satu cabang olahraga," ungkap Amali.
Menurut Amali, alasannya mengundurkan diri adalah demi mengurus sepak bola.
Baca Juga: Komisi X Apresiasi Zainudin Amali Mundur dari Menpora dan Fokus di PSSI"Nggak etis bagi saya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga yang mengurusi semua cabang olahraga kok hanya berfokus pada satu cabang? Akhirnya saya minta izin Pak Presiden dan beliau izinkan," tambah Amali.
Amali juga mengaku punya tugas besar lainnya, yaitu melaksanakan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional
"Yang sekarang sedang dalam proses disempurnakan, yaitu tentang percepatan pembangunan sepak bola nasional jadi masih tetap di lingkungan olahraga, tetapi fokus ke salah satu cabang olahraga," ungkap Amali.
Baca Juga: Pemilihan Waketum PSSI Diulang, Ratu Tisha Geser Zainuddin AmaliMenyoal menpora pengganti, Amali menyebut partai asalnya, yaitu Partai Golkar tidak menyodorkan nama tertentu.
"Itu komunikasi antara Pak Ketua Umum dan Pak Presiden, saya juga tidak menanyakan dan Pak Airlangga sudah mengajak saya diskusi tentang berbagai hal yang terjadi, terutama pekerjaan di Kementerian Pemuda dan Olahraga," tambah Amali.
(jqf)