LANGIT7.ID, Jakarta -
Menghafal Al-Qur’an merupakan kegiatan yang sangat mulia dan penting bagi umat Islam. Namun, seringkali sulit untuk menemukan waktu dan motivasi yang cukup menghafalkan Al-Qur’an secara konsisten di tengah kesibukan.
Akan tetapi, tak perlu khawatir karena
Founder of Edufic, Ario Muhammad, memiliki tips untuk Anda agar bisa menghafal Al-Qur’an di tengah kesibukan. Menurut dia, Anda tidak perlu menghabiskan waktu lama dalam sehari untuk menghafal Al Qur’an.
“Berapa lama Waktu yang Dibutuhkan untuk menghafal Al-Qur’an di Tengah kesibukan? Jawabannya adalah 1-2 jam per hari. Saya tahu, kita semua kesibukan menggila. Bahkan, terkadang sulit untuk memetakan waktu. Namun, untuk bisa
all out dalam menghafal, Anda membutuhkan waktu minimal satu jam,” kata Ario melalui akun media sosialnya, Rabu (15/3/2023).
Baca Juga: Dua Hafidz Indonesia Juarai Gelaran MTQ Internasional di ThailandKendati demikian, Ario tidak merekomendasikan waktu satu jam tersebut didistribusikan dalam lima waktu. Jika membagi waktu menghafal kelima waktu salat, maka Anda harus mempersiapkan
willpower dan proses pembentukan habit lima kali lebih berat dibanding satu jam berlangsung.
Konsep konsisten menghafal Al Qur’an (atau kebaikan apapun), sangat tergantung pada habit, rutinitas, dan ritual. Jika dalam sehari Anda fokus membentuk kebiasaan satu kali saja (dalam hal ini menghabiskan satu jam untuk menghafal), maka
willpower dan energi membentuk habit yang Anda tumbuhkan hanya satu kali sehari.
“Berbanding terbalik jika kami bagi kelima waktu yang berbeda. Effort Anda untuk membangun kebiasaan menghafal akan lebih sulit. Sudah tahu kan membangun habit itu juga membutuhkan
willpower dan cue? Kalau belum, bolehlah kita belajar bareng,” ucap Ario.
Baca Juga: 5 Makanan dan Minuman untuk Penguat Ingatan, Cocok bagi Penghafal Al-Qur'anArio menyebut latihan konsentrasi sebagai
deep work. Menghafal adalah salah satu latihan konsentrasi dan
deep work yang sangat bisa diimplementasikan ke hal-hal berbeda. Jika para penghafal berlatih satu hari fokus satu jam, dia yakin, pekerjaan-pekerjaan lain yang butuh fokus dan konsentrasi tinggi akan mudah ditaklukkan.
“Bayangkan jika waktu menghafalmu Anda bagi-bagi, niscaya latihan konsentrasi semakin menyempit,” tutur Ario.
Selain itu, menghafal Al Qur’an merupakan salah satu cara melatih
grit secara regular.
Grit adalah salah satu penyebab utama siapapun meraih keberhasilan. Dari para pengusaha sampai ilmuwan, para artis legendaris hingga atlet olimpiade, semua berhasil karena kondisi yang di atas rata-rata.
Baca Juga: Kisah Naja Sang Anak Ajaib, Derita Lumpuh Otak Tapi Hafal 30 Juz Al-QuranSejam berada dalam latihan intens menghafal Al Qur’an adalah latihan grit yang sangat bagus. Hal yang lebih penting, bagi seorang kepala keluarga, menghafal dengan intens di hadapan anak-anak adalah bentuk keteladanan dan pendidikan
grit pada mereka.
Akan tetapi, bagaimana jika susah langsung fokus satu jam? memang sulit, tetapi bukan berarti tidak bisa. Anda bisa memulainya dengan pelan-pelan latihan fokus dan dimulai dengan tempo yang singkat, lalu dinaikkan seiring berjalannya waktu.
“Tapi saya enggak punya waktu! Punya, kamu yang tidak meluangkannya. Ingat, ini hanya tentang prioritas. Yang paling sejatinya ada pada ketahanan konsentrasi yang biasanya dipengaruhi
level stress kita,” ungkap Ario.
Baca Juga: Mimpi Ibunda Oki Setiana Dewi: Wafat dalam Kondisi Bersama Al QuranNamun, Allah tidak melihat seberapa cepat dan seberapa banyak hafalan Anda. Allah hanya butuh ikhtiar, jadi tidak perlu terpaku pada output. Fokus saja pada pembentukan kebiasaan menghafal, insya Allah akan selalu ada jalan untuk menaklukkan tantangan.
(jqf)