Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 07 Agustus 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Resensi Buku Konsepsi Taqwa (Perspektif Alquran)

tim langit 7 Rabu, 29 Maret 2023 - 23:03 WIB
Resensi Buku Konsepsi Taqwa (Perspektif Alquran)
Buku Konsepsi Taqwa (Perspektif Alquran)
LANGIT7.ID - , Jakarta - Taqwa adalah kata yang istimewa di dalam Alquran. Kata ini diulang ulang di berbagai ayat. Ini menunjukkan betapa kata tersebut memiliki sebuah arti yang dalam dan penting bagi umat Islam. Setiap khotib jumat, setiap penceramah di setiap pengajian juga secara mandatori menyampaikan kata taqwa kepada audience.

Bagaimana konsepsi tàqwa dalam perspektif alquran? Prof. DR.H.Nashruddin Baidan (Guru besar ilmu tafsir IAIN Surakarta) menulis buku; Konsepsi Taqwa Perspektif Alquran.

Ini buka lama karena cetakan pertama 2015, namun buku ini sangat relevan dengan suasana bulan ramadhan, dimana seluruh umat Islam yang menjalani puasa sedang bekerja keras untuk bisa mendapatkan predikat taqwa. Karena itu, buku ini kami resensi untuk ditulis secara berseri mulai hari ini karena sangat bermanfaat dan mencerahkan ummat.

Di dalam buku ini mendeskripsikan ada beberapa hal kenapa seseorang itu perlu mencapai predikat taqwa.

Karena Allah bersama orang orang muttaqin. Jika level tersebut bisa dicapai, terasa sekali kebersamaan dengan Allah, dimana pun kita berada.Perasaan semacam inilah yang membuat perjalanan hidup sang muttaqin senantiasa di atas jalur yang benar. Dan ini tertulis di dalam beberapa surat, surat Al-nahl ayat 127-128, surat albaqoroh ayat 194, surat attaubah ayat 36, dan 123.

Selain itu, kenapa perlu mencapai derajat taqwa? Karena taqwa menjadi prasyarat diterimanya amal. Dalam surat almaidah ayat 27 dan attaubah ayat 54 pesan yang disampaikan bahwa kesucian batin menjadi prasyarat pertama dan utama untuk diterimanya suatu amal. Kesucian batin itu akan dapat terwujud bilamana seseorang memiliki sifat taqwa. Dan siapa yang masuk katagori tidak bertaqwa, yakni kafir kepada Allah dan Rasul, dan malas malasan dalam menunaikan shalat, dan merasa terpaksa atau tidak tulus dalam berinfak.

Bersambung...

(adm)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 07 Agustus 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:23
Maghrib
17:58
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan