Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 26 Mei 2026
home sosok muslim detail berita

Cermin Dari Weleri Itu Bukan Cermin Biasa

nurkhamid alfi Jum'at, 30 Juni 2023 - 16:01 WIB
Cermin Dari Weleri Itu Bukan Cermin Biasa
Arief Budiman pendiri dan sekaligus pemodal tunggal BUMM (Badan Usaha Milik Masjid) An-Nur Weleri Kendal.
Ternyata orang yang membuat ide dan melaksanakan ide yang unik di Kendal itu saya kenal. Bahkan sangat kenal. Aktivis Pers Mahasiswa Pabelan Universitas Muhammadiyah Solo (UMS) dekade tahun 80-an. Arief Budiman namanya. Mahasiswa Fakultas Psikologi angkatan 1984.

Pada dekade 80-an, tepatnya tahun 1986. Saya dan Arief dalam satu aktivitas. Saya Pemimpin Umum dan Penanggungjawab Majalah Pabelan-UMS. Arief Budiman berkhidmat sebagai Redaktur Pelaksana.

Orang tuanya adalah tokoh di kota kecil Weleri. Keduanya aktif dalam kegiatan keagamaan di lingkup organisasi Muhammadiyah.

Arief Budiman adalah penggagas terbentuknya BUMM (Badan Usaha Milik Masjid) An-Nur Weleri Kendal. BUMM ini mengelola usaha di bidang kuliner. Diawali dengan usaha ringan namun selalu dibutuhkan konsumen yaitu @mie ayam dan bakso Mat Soleh. Kuliner ini bukan kuliner musiman melainkan jangka panjang. Ia berharap, semua Masjid memiliki BUMM dengan sistem kemitraan Mat Soleh. Sehingga masjid menjadi mandiri. Mempunyai dana tetap. Tidak perlu meminta-minta. Karena cashflow BUMM dikelola secara prudent dan profesional.

Arief Budiman sendiri adalah Konsultan dan Pengusaha sarang burung walet. Memberi edukasi berupa penyelenggaraan seminar budidaya walet di berbagai kota di Indonesia. Melayani konsultasi hingga ke Malaysia, Vietnam, Thailand. Website-nya: www.duniawalet.co.id.



Gedung walet pribadi berada Kalimantan. Ada yang dikerjasamakan dengan pengusaha lainnya berupa bagi hasil.
Dia sedang mematenkan dua teknologi hasil penemuannya. Pertama, alat yang bisa mendeteksi tempat dimana burung akan senang bersarang jika dibangunkan rumah. Kedua, alat musik untuk mengundang burung datang.

Arief juga mempunyai bisnis kuliner. Yaitu Kafe @waletkoffie, @kalamasa House. Juga @BaksoDay.
Mengenai harga sarang walet satu kilo-nya bisa mencapai sepuluh juta hingga 15 juta rupiah di saat-saat tertentu.

Dua minggu lalu saya menelpon dia. Biasa jawabannya datar. Merendah. Low profile. Memang sejak mahasiswa orangnya tidak suka menonjolkan diri. Tidak pernah meminta jabatan di Pers Mahasiswa. Baik ketika masih di Redaksi. Pun, ketika setelahnya. Jabatan sebagai Redaktur Pelaksana itupun karena dipaksa. Padahal, ketika itu dia sudah mampu menerbitkan satu buku. Judulnya: Kuliah Menjelang Pernikahan.

"Mas Nurkhamid, saya sudah tidak lagi memegang jabatan di Perusahaan. Semuanya saya serahkan ke anak-anak. Hanya kadang-kadang saja mengisi Seminar dan menulis artikel". Katanya melalui telpon.

"Saya sekarang sedang asyik menjadi "Marbot Masjid". tambahnya.

Kepada saya dia menyatakan bahwa umurnya sudah senja. Hampir 60-an tahun. Tidak ada ambisi lagi yang dikejar. Bahkan, katanya, akan kurang ajar jika masih ada ambisi pribadi. Lebih bahagia dengan mendekatkan diri ke Masjid. Dan, ingin berbuat lebih bermanfaat kepada umat, orang banyak. Itu pengakuannya.

Pengalaman pribadi Arief Budiman adalah cermin. Nasehat kehidupan sesuai dengan dialektika kehidupan.

Pada tahun 1985 masuk dan aktif di Majalah Pabelan. Satu tahun kemudian menjadi Redaktur Pelaksana, sebelum menyelesaikan kuliahnya di Fakultas Psikologi.

Melanjutkan kerja jurnalistik sebagai Wartawan di Semarang. Dilakukan Setelah lulus kuliah. Bersamaan itu, dia juga mengisi Konsultasi Psikologi di sebuah radio.

Pada tahun sekian (saya lupa...!) dia menelpon untuk mengajak bisnis kulit sapi yang akan diekspor ke Korea Selatan. Dia minta saya sebagai Pengumpul.

Mungkin dia mengira saya tinggal di Pati setelah selesai kuliah. Pati adalah pusat perdagangan daging sapi. Kulit yang masih segar pasti banyak.

Tentu saya berkeberatan karena waktu itu saya di Jakarta. Bekerja di group perusahaan Bakrie. Jabatan saya sudah tinggi: Manager Sektor.

Entah bagaimana ceritanya, sehingga dia sukses menjadi Pengusaha Walet. Karena setelah telpon itu, kami lama sekali tidak berkomunikasi.

Lima tahun lalu, di era teknologi HP ini, saya ditelpon. Diberi khabar bahwa dia mempunyai usaha perwaletan. saya tidak percaya. Karena, bayangan saya bahwa Pengusaha Walet adalah orang yang tidak sembarangan.
Baru setelah beberapa ons sarang walet siap saji terkirim ke rumah, saya yakin kalau Arief Budiman adalah Pengusaha Walet.

Lebih dari 15 judul buku budidaya walet yang ia tulis tersebar di toko buku dan Gramedia juga di online shop. Sebagian diterbitkan oleh AgroMedia Pustaka dan Penebar Swadaya. Bisa anda pelajari jika ingin berusaha di bidang walet.

Oleh: Nurkhamid Alfi Grandwisata



(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 26 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)