LANGIT7.ID - TIps Agar Cat Tembok Tahan Lama Tak Mudah Mengelupas
Hingga kini, cat tembok masih menjadi elemen penting dalam rumah. Memang, saat ini banyak ragam finishing dinding, seperti bata ekspose atau pasang walpaper, namun cat tembok masih jadi pilihan utama banyak orang.
Apalagi cat tembok menawarkan banyak warna, sehingga lebih memudahkan dari segi desain maupun ongkos. Hanya saja cat tembok rentan berusia pendek baik akibat lembab, berjamur atau mengelupas.
Tentu, ada cat dengan merek tertentu yang mungkin lebih awet, tapi biasanya lumayan menguras isi dompet. Tak perlu cemas ada kiat untuk membuat cat tembok lebih tahan lama dari usia normal. Berikut ini beberapa tipsnynya
Bersihkan dindingPastikan dinding dalam keadaan bersih, kering dan tak ada kotoran yang menempel Kotoran pada dinding dapat membuat cat tidak dapat menempel sempurna . Alhasil cat menjadi mudah mengelupas. Bila dinding dipenuhi lumut, siikat dan bersihkan dengan air kaporit untuk menghilangkannya sebelum dicat
Pastikan adukan dindingBila ingin cat dinding lebih awet, perhatian pembuatan dinding sejak awal. Gunakan plester dinding dengan formula standard yakni 1 semen: 3 pasir agar dinding tak mudah retak. Lapisi juga dengan aci agar dinding lebih awet dan tak mudah berjamur
Cat exterior untuk dinding luarJangan sampai tidak tahu perbedaan antara cat interior dan cat exterior. Khusus untuk dinding luar rumah tentu gunakan cat exterior yang dibuat dengan formula untuk melindungi dinding dari perubahan iklim dan cuaca. Kandungan cat exterior dapat mencegah timbulnya jamur dan noda akibat rembesan air hujan sehingga disebut water shield atau water resistant. Dengan pilihan tepat, tak perlu mengecat tembok hingga beberapa tahun,
Waktu pengecatan yang tepatSepertinya terlihat sederhana, mengecat butuh banyak waktu dan energi. Karena itu pilih waktu yang tepat dan sebaiknya saat cuaca cerah agar mudah kering. Dinding yang dicat saat musim hujan yang lembab biasanya mudah rusah. Tak ada salahnya mengandalkan ramalan cuaca hari ini untuk memastikan kapan mulai mengecat.
Pilih cat sesuai tipe dindingBeda material dinding beda pula catnya. Dinding bahan kayu, bahan batu tentu beda dengan dinding tembok batu bata. Cat tembok biasanya lebih tebal karena untuk menutup semen di bawahnya. Pastikan pilih yang benar
Ulangi jika perluJangan ragu mengulangi pengecatan jika merasa ini diperlukan. Pengecatan berulang membantu warna cat lebih merata pada permukaan dinding Lakukan pengulangan setelah lapisan cat pertama mengering, agar hasilnya sempurna dan tidak mengelupas.
(foto-foto: Langit7.id/Istock)(arp)