Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 21 Februari 2024
home edukasi & pesantren detail berita

Politeknik Pariwisata NHI Bandung Peroleh Akreditasi Unggul dari BAN-PT

tim langit 7 Sabtu, 09 Desember 2023 - 07:00 WIB
Politeknik Pariwisata NHI Bandung Peroleh Akreditasi Unggul dari BAN-PT
Politeknik Pariwisata NHI Bandung mendapatkan penilaian predikat Unggul pada Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Bandung,
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Politeknik Pariwisata NHI Bandung mendapatkan penilaian predikat “Unggul” pada Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan nomor 1067/SK/BANPT/Ak/PT/XII/2023.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi capaian tersebut.

“Meraih akreditasi ‘Unggul’ bukan sebuah hal yang mudah, dibutuhkan konsistensi dan komitmen bersama dari seluruh civitas akademika. Kita harus menciptakan kualitas belajar yang baik, dimulai dari para tenaga pendidik dan didukung oleh pihak pegawai dan manajemen. Semoga dengan akreditas ini menjadi motivasi untuk menjadi lebih baik lagi memberikan pelayanan pendidikan, penelitian, dan pengabdian bagi mahasiswa dan masyarakat,” kata Sandiaga.

Direktur Poltekpar NHI Bandung, Andar Danova L. Goeltom, mengatakan jika dahulu sistem akreditasi menggunakan nilai A, B, atau C, maka regulasi yang dipakai dalam akreditasi perguruan tinggi saat ini adalah menggunakan predikat “Unggul” sebagai akreditasi terbaik, sementara untuk level di bawahnya menggunakan predikat ‘Baik Sekali’ dan level paling bawah adalah ‘Baik’.

“Untuk memperoleh predikat akreditasi ‘Unggul’ tersebut bukan hal yang mudah, karena sebuah perguruan tinggi harus memenuhi sejumlah persyaratan yang memang mutlak harus terpenuhi,” kata Andar.

Persyaratan dimaksud meliputi ketercukupan jumlah dosen tetap, jumlah mahasiswa baru dalam kurun waktu lima tahun terakhir, batas maksimum dosen tidak tetap, rasio jumlah mahasiswa terhadap jumlah dosen tetap, termasuk juga persyaratan yang terkait dengan persentase mahasiswa yang lulus tepat waktu dalam menempuh studinya serta persentase keberhasilan studi oleh mahasiswa.

Selain itu jumlah lulusan, akreditasi program studi, kualifikasi akademik dosen tetap yang memiliki NIDN atau NIDK dan mempunyai gelar doktor/doktor terapan/spesialis, dosen tetap yang memiliki NIDN atau NIDK yang mempunyai jabatan akademik guru besar, lektor kepala, dan lektor menjadi syarat yang harus tercukupi.

Andar menjelaskan, manfaat jika sebuah perguruan tinggi memiliki akreditasi unggul, yakni perguruan tinggi telah memenuhi standar kualitas yang ditetapkan pemerintah. “Ini memberikan jaminan kepada mahasiswa bahwa mereka akan mendapatkan pendidikan yang baik dan relevan,” kata Andar.

Pencapaian predikat penilaian unggul ini menunjukkan komitmen yang kuat dari Politeknik Pariwisata NHI Bandung dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang diberikan kepada mahasiswa serta memperkuat infrastruktur akademik dan administratifnya.

Hal ini juga menjadi pengakuan terhadap upaya institusi dalam menyediakan lingkungan belajar yang sesuai dan memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh otoritas pendidikan tinggi di Indonesia.

Prestasi ini tentu saja akan memberikan dampak positif bagi Poltekpar NHI Bandung, seperti peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan, daya saing yang lebih baik dalam menyediakan tenaga kerja yang berkualitas di sektor pariwisata, serta kesempatan untuk menjalin kemitraan yang lebih luas baik di tingkat nasional maupun internasional.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 21 Februari 2024
Imsak
04:32
Shubuh
04:42
Dhuhur
12:10
Ashar
15:19
Maghrib
18:18
Isya
19:27
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan