Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 11 Juni 2026
home wisata halal detail berita

Menikmati Nuansa Klasik Khas Eropa di Benteng Rotterdam Makassar

andi amriani Kamis, 02 September 2021 - 18:40 WIB
Menikmati Nuansa Klasik Khas Eropa di Benteng Rotterdam Makassar
Benteng Rotterdam saat senja. (foto: istock)
LANGIT7.ID, Makassar - Tempat wisata sejarah di Makassar menawarkan kemegahan bangunan yang bernuansa abad 17. Bangunan yang berlokasi di Jalam Ujung Pandang, Makassar ini merupakan bangunan lawas peninggalan kolonial Belanda.

Bangunan bersejarah tersebut merupakan markas pasukan kerajaan Gowa dan Tallo. Pengunjung biasa datang setiap hari. Pada hari biasa sebelum masa Pandemi Covid-19, pelajar dari berbagai daerah biasanya melakukan study banding di objek wisata tersebut.

Saat berkunjung ke benteng, sahabat langit7 akan banyak menemukan turis mancanegara.

Benteng Fort Rotterdam awalnya bernama Benteng Ujung Pandang. Orang Makassar menyebutnya Benteng Panyua atau Benteng Tana Toaya. Dibangun I Manrigau Daeng Bonto Karaeng Lakiung Tumapa'risi' Kallonna, raja Gowa ke-9 sekitar tahun 1545. Kemudian benteng Ujung Pandang berubah nama menjadi benteng Rotterdam bersamaan dengan runtuhnya kerajaan Gowa.

Lalu, apa yang menarik dari Benteng Fort Rotterdam?

Benteng tersebut merupakan benteng yang menjadi saksi sejarah perjuangan Kota Makassar. Berdiri di atas lahan yang luasnya sekitar 3 hektar. Bangunannya berbentuk bangunan klasik Eropa yang kokoh.

Baca juga: Liburan Ala Pedesaan di Desa Wisata Pandansari Batang

Selain ramai dikunjungi pelajar dihari biasa, benteng juga menjadi tempat menyelenggarakan event-event yang diadakan oleh mahasiswa ataupun pemerintah seperti pameran, dan lomba karya seni.

Suasana di halaman Benteng Rotterdam sangat rindang, ada ratusan pohon berjejer menambah kesejukan di siang hari. Tidak heran, biasanya anak-anak sekolah berkunjung kesana untuk belajar.

Di salah satu gedung Benteng Rotterdam juga ada kegiatan kursus bahasa Inggeris, bahasa Belanda, bahasa Jepang dan Jerman.

Jamaluddin, salah satu tim pengelola Benteng Roterdam mengatakan, sejak 1970 pengelolaan benteng ini diserahkan ke pemerintah untuk direvitalisasi. Sebelumnya, gedung-gedung yang masih berbentuk rumah panggung di sekitaran benteng dimanfaatkan sebagai asrama tentara dan sipil. Gedung tersebut dibenahi tetapi, tidak menghilangkan bentuk aslinya.

Walaupun sudah mengalami renovasi pada beberapa bagian demi kelestarian benteng, tetap saja Fort Rotterdam memiliki pesona sejarah yang kuat. Selain itu, yang menarik lainnya adalah salah satu bangunan yang ada di ujung benteng. Bangunan kecil tersebut merupakan tempat pembuangan Pangeran Dipeonegoro sampai hari kematiannya.

Menikmati Nuansa Klasik Khas Eropa di Benteng Rotterdam Makassar

Bastion Bone

Salah satu bagian benteng yang menjadi primadona adalah bastion Bone yang berada di sisi barat. Tidak heran banyak orang menjadikan tempat ini untuk bersantai sekaligus menyaksikan sunset di ketinggian tujuh meter karena berhadapan langsung dengan laut. Anda juga bisa menyaksikan seluruh gedung benteng dari atas bastion Bone ini.

Banyak remaja yang berkunjung ke Rotterdam memilih duduk di pinggiran bangunan bastion Bone. “Nongkrong disini, kita juga bisa melihat pemandangan kota Makassar dengan kendaraan yang padat,” ujar Zahra Tul Jannah, salah seorang pelajar yang sering menghabiskan waktu sore di Rotterdam.

Sekadar diketahui, arti dari Vastion sendiri adalah benteng kecil yang dilengkapi senjata sejenis meriam, hanya saja saat ini sudah meriam tidak dipajang lagi. Selain bastion Bone, ada bastion Buton, Mandarsa, Ambon, dan Bacan.

Museum La Galigo

Selain melihat benteng-benteng peninggalan zaman kolonial jangan lupa mengunjungi museum La Galigo yang berada di area yang sama. Disini sahabat langit7 akan menemukan sensasi berwisata di dalam museum yang dipenuhi pernak-pernik peninggalan sejarah masa lampau. Ada dua museum yang disiapkan yakni berada di gedung M dan D.

Selayaknya museum memang berfungsi sebagai sarana rekreasi sekaligus tempat mendapatkan informasi benda-benda bersejarah. Pengunjung yang datang ke museum ini, kebanyakan berasal dari rombongan anak-anak sekolah.

Sahabat langit7 yang memiliki jiwa petualang, tidak ada salahnya berpetualang ke masa lalu dengan menyaksikan pameran-pameran yang sering diadakan di museum tersebut. Di museum ini, disediakan ruang pameran kontemporer yang memajang koleksi benda-benda bersejarah.

Menikmati Nuansa Klasik Khas Eropa di Benteng Rotterdam Makassar

Sahabat langit7 yang berkunjung jangan terkecoh sebab yang dipamerkan ada benda asli berusia ratusan tahun adapula yang hanya berbentuk replika.

Ada senjata peninggalan tentara kolonial dan yang replika antara lain, mahkota Salokoa Gowa. Tetapi, mahkota aslinya ada di museum Balla’ Lompoa kabupaten Gowa.

Di dalam museum sahabat langit7 akan dibuat kagum dengan beragam koleksi yang disiapkan di setiap ruangan. Seperti, lukisan prasejarah, alat batu prasejarah, arkeologi dan koleksi numismatika, etnografi, koleksi Kerajaan Sawitto, Kerajaan Wajo, Luwu, Bone, Gowa, Mandar, dan Tana Toraja.

Di museum itu, juga ada teknologi tradisional seperti, alat pertanian tradisional, lesung dari Raja Tolo Jeneponto, alat pengolahan sagu, gula merah, alat rumah tangga, musik tradisional anjong bola. Tenun tradisional alat penempaan besi dan hasil-hasilnya, alat proses pembuatan benang.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 11 Juni 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:17
Maghrib
17:49
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)