LANGIT7.ID, Jakarta - Seorang Muslim harus menunjukkan adab-adab baik saat berdoa, sesuai tuntunan Rasulullah. Dengan mempraktikkan cara tersebut, permohonan akan cepat dikabulkan Allah.
Sebelum berdoa, seorang muslim hendaknya membersihkan hati, banyak memohon ampun kepada Allah serta mengikhlaskan niat bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak-Nya.
Selain memperbanyak istigfar, seorang Muslim juga bisa memulai memuja-muji Allah atas permintaannya, yakni dengan menyebut nama-nama Allah, semisal memohon rezeki dengan menyebut "Ya Razaq", memohon ampunan dengan mengucap "Ya Ghaffar, Ghaffur".
Baca Juga: Tiga Waktu Terbaik Berdoa, Salah Satunya Hari Jumat setelah AsharBerdoa sebaiknya dilakukan dengan menghadap kiblat. Sebagaimana hadits Rasulullaah, dari Jabir, bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam ketika berada di Padang Arafah, beliau menghadap kiblat, terus berdoa sampai matahari terbenam. (HR. Muslim).
Selain itu saat mengajukan permohonan, bisa dengan cara mengangkat tangan. Tuntunan ini disampaikan Salman, bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
"Sesungguhnya Tuhan kalian itu malu dan Maha Memberi. Dia malu kepada hamba-Nya ketika mereka mengangkat tangan kepada-Nya kemudian hambanya kembali dengan tangan kosong (tidak dikabulkan)." (HR Abu Daud dan Tirmidzi).
Berdoa juga dianjurkan dengan suara lirih dan penuh kesantunan. Seorang muslim ketika berdoa sejatinya sedang berkomunuikasi dengan Allah. Sebagaimana yang tertera dalam Alquran Surat Al Isra dan Al A'raf.
"Janganlah kalian mengeraskan doa kalian dan janganlah pula merendahkannya, carilah jalan tengah di antara kedua itu." (QS Al-Isra: 110).
"Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas." (QS Al-A'raf: 55)
Dari Abu Musa bahwa suatu ketika para sahabat pernah berdzikir dengan teriak-teriak. Lalu Nabi shallallahu alaihi wa sallam mengingatkan:
"Wahai manusia, kasihanilah diri kalian. Sesungguhnya kalian tidak menyeru kepada Dzat yang tuli dan tidak ada, sesungguhnya Allah bersama kalian. Dia Maha mendengar lagi Maha dekat." (HR. Bukhari)
(bal)