Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 01 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Pijat Tuina, Inovasi Bidan Unusa untuk Cegah Stunting

tim langit 7 Jum'at, 24 Mei 2024 - 07:00 WIB
Pijat Tuina, Inovasi Bidan Unusa untuk Cegah Stunting
Irawati Ningsih (dua kanan) seorang bidan di Desa Socah Bangkalan menerapkan inovasi pijat tuina.Foto/ist
LANGIT7.ID-, Surabaya- - Stunting masih banyak ditemukan di Indonesia. Untuk menanggulanginya, Irawati Ningsih, seorang bidan di Desa Socah Bangkalan menerapkan inovasi pijat tuina. Irawati adalah salah satu diban yang dilantik dan diambil sumpah pendidikan profesi bidan di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) beberapa hari lalu.

“Awal mulanya saya tergerak untuk mengangkat persoalan stunting ini menjadi penelitian studi saya, apalagi sejak menjadi bidan di daerah tempat tinggal saya, Socah, Bangkalan, persoalan kurang gizi pada balita itu masih banyak dijumpai. Sehingga tercetuslah pijat tuina ini sebagai salah satu solusi, dan alhamdulillah hasilnya berdampak bagus,” ungkapnya, Rabu (22/05/2024).

Pijat tuina ialah teknik pijat yang digunakan untuk menangani penurunan nafsu makan pada bayi dan anak. Irawati mengadaptasi teknik ini untuk membantu memperbaiki asupan gizi pada anak-anak melalui stimulasi tubuh. Untuk mengetahui hasilnya ia menerapkan inovasi ini selama enam bulan di Puskesmas tempatnya bekerja.

Baca juga:Hipertensi Bisa Dicegah dengan Pengukuran Darah Berkala di Rumah

“Pijat tuina saya lakukan setiap hari dengan metode pengecekan tinggi dan berat badan setiap dua minggu sekali. Pemantauan ini dilakukan selama enam bulan dan hasilnya cukup bagus, bayi dan anak-anak jadi lahap makan dan berat badan naik,” ceritanya.

Melihat keberhasilan tersebut, Irawati mendapat dukungan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan. Dukungan itu agar menjadikan pijat tuina sebagai inovasi keberhasilan untuk akhirnya diterapkan di beberapa Puskesmas di Bangkalan.

Perempuan kelahiran 20 Januari 1991 itu menambahkan, dalam penerapannya inovasi pijat tuina ini juga berkolaborasi dengan para perangkat desa serta komunitas ibu-ibu PKK untuk mengumpulkan para balita dan anak-anak.

“Alhamdulillah, yang awalnya saya hanya menjadikan ini sebagai penelitian studi, akhirnya didukung penuh beberapa pihak, bahkan dinas kesehatan juga memfasilitasi posyandu rutin di beberapa Puskesmas di Bangkalan sebagai upaya pencegahan stunting juga,” ucapnya.

Irawati menceritakan, menjadi bidan profesional merupakan cita-citanya sejak dulu. Hal itu juga yang menjadi motivasinya untuk melanjutkan studi Profesi Bidan di Unusa. Ia juga telah membuka praktek sendiri di rumahnya sebagai bentuk dedikasi penuh kepada warga sekitar tempat tinggalnya.

“Saya sudah menjadi bidan sejak tahun 2009, tetapi hanya lulusan D3. Kemudian tuntutan bidan saat ini setidaknya harus S1, dan akhirnya saya terdorong untuk lanjut studi hingga profesi, selain itu juga ingin meng-update ilmu baru,” ucapnya.

“Kedepannya saya ingin fokus menjadi bidan profesional, bekerja di Puskesmas dan tetap membuka praktek sendiri di rumah untuk bantu orang-orang biar tidak perlu jauh-jauh ke Puskesmas,” pungkasnya.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 01 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:50
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)