Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 01 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Wagub Jateng Inisiasi Pencegahan Stunting dari Pesantren

haris budiman Ahad, 04 Mei 2025 - 14:32 WIB
Wagub Jateng Inisiasi Pencegahan Stunting dari Pesantren
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin saat mengunjungi salah satu pesantren untuk menjelaskan program pencegahan anemia dan stunting. (foto: jatengprov.go.id)
LANGIT7.ID-Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin menginisiasi pencegahan masalah stunting dari pesantren. Rencananya seluruh pesantren di Jateng akan mendapatkan program ini, utamanya santri putri.

Menurut Taj Yasin pencegahan stunting harus dimulai sejak remaja, bukan saat hamil atau setelah anak lahir.

Hal itu disampaikannya dalam acara “Workshop Pencegahan Anemia pada Remaja Putri” di Pondok Pesantren, yang digelar di Aula Pondok Pesantren Al Itqon Mbugen, Tlogosari Wetan, Semarang, Sabtu (3/5/2025).

"Ada yang perlu diperhatikan tentang anemia, karena memang kebanyakan terjadinya di usia remaja, jadi banyak hal yang perlu dicegah. Maka perlu disosialisasikan ke adik-adik remaja santri,” kata Taj Yasin dikutip dari jatengprov.go.id

Dia menjelaskan, kondisi anemia menjadi salah satu faktor yang menyebabkan stunting pada keturunannya. Untuk itu, upaya pencegahan perlu dilakukan sejak dini. Salah satunya, dengan mengonsumsi tablet tambah darah (TTD).

Sosok yang akrab disapa Gus Yasin ini pun telah meminta Dinas Kesehatan Jateng mengirimkan 400 tablet tambah darah, bagi santriwati di Pesantren Al Itqon.

"Ini untuk jangka panjang, untuk anak-anak Indonesia ke depan, agar tidak ada yang stunting,” ujarnya.

Ditambahkan, workshop itu merupakan bagian dari program serial yang direncanakan akan digelar di seluruh pondok pesantren di Jawa Tengah, dengan sasaran utama santri putri. Pondok Pesantren Al Itqon menjadi lokasi inisiasi, sekaligus tempat peluncuran (kick-off) program tersebut.

"Atas nama pemerintah, kami ucapkan terima kasih kepada PWNU dan Ponpes Al Itqon, yang telah menyelenggarakan pendidikan kesehatan, khususnya terkait anemia ini,” ujar wagub.

Ketua Layanan Kesehatan NU, Aris Sunandar menambahkan, layanan kesehatan NU dan Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) menjadi penggerak utama kegiatan tersebut. Pemerintah provinsi maupun kota juga memberikan dukungan atas kegiatan tersebut.

"Mohon dukungan dan support-nya. Di tiap ponpes nantinya akan ada detektor dini untuk anemia,” ujarnya.

Diharapkan, deteksi dini bisa dilakukan secara berkesinambungan melalui sistem peer group di masing-masing pesantren. Dari skrining awal, jika ditemukan gejala anemia, para santriwati akan dirujuk untuk pemeriksaan HB lebih lanjut.(*)

(hbd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 01 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:50
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)