LANGIT7.ID-Paris; Salah satu rising star tenis asal Spanyol, Carlos Alcaraz harus bekerja keras untuk mengalahkan petenis kualifikasi asal Belanda, Jesper de Jong di putaran ketiga Prancis Terbuka.
Alcaraz yang digadang gadang Spanyol, bakal menjadi penerus dominasi Rafael Nadal mengakhiri pertandingan dengan score kemenangan 6-3 6-4 2-6 6-2 atas pemain yang berada di peringkat 173 di bawahnya.
De Jong sempat bermain lebih baik sehingga bisa memenangi satu set, di set ketiga. Namun set keempat Alcaraz tetap bisa tampil lebih baik dan cenderung agresif, meskipun di set penentuan ini, petenis jebolan Rafael Nadal Academi sempat banyak permainan errornya.
“Saya memilih untuk tidak menghabiskan terlalu banyak waktu di lapangan, saya ingin berada dalam kondisi yang baik untuk putaran berikutnya namun setiap pertandingan sudah jelas tempo dan karakternya berbeda,” kata Alcaraz usai pertandingan.
Ia mengakui dirinya sempat mendapat masalah karena Jesper dm menampilkan pertunjukan yang bagus. Namun ia mengakui dirinya sadar dan cepat bangkit. Di putaran berikutnya, Alcaraz akan menghadapi antara Sebastian Korda dari Amerika atau Kwon Soon-woo dari Korea Selatan yang keduanya sedang dimainkan.
Sementara itu, Stefanos Tsitsipas, runner-up 2022, dan Andrey Rublev juga sama sama memenangkan pertandingan mereka tetapi tidak ada aksi yang bisa dilakukan di luar lapangan karena hujan yang terus-menerus.
![Alcaraz-Sinner Masih Kokoh, Tsitsipas Ikut Main Double Dengan Pacar]()
Pada sesi malam, unggulan kedua Jannik Sinner mengalahkan Richard Gasquet dengan straight set di Lapangan Phillipe Chatrier - salah satu dari dua lapangan di Roland Garros yang memiliki atap.
Di sisi lain, Court Suzanne Lenglen, juara Prancis Terbuka 2015 dari Swiss Stan Wawrinka kalah dalam empat set dari petenis Rusia Pavel Kotov.
ALCARAZ MASIH ADA BEKAS CEDERADalam pertandingan melawan Jesper, bisa dikataka hampir merupakan kebalikan dari kemenangan dominan Alcaraz pada putaran pertama melawan pecundang yang beruntung, JJ Wolf.
Alcaraz yang kini berusia 21 tahun, masih memiliki bekas cedera di bagian lengan kanannya. Tampak saat bermain, lengan kanannya masih di kompresi. Cedera pemain peringkat tiga dunia ini berdampak pada persiapannya untuk Roland Garros - dan kurangnya latihan pertandingan terlihat dari penampilannya.
Data yang terekam di lapangan, Alcaraz setelah menjalani dua set pertama yang relatif mudah, konsentrasi Alcaraz seolah-olah mulai hilang. Ia seringkali melakukan tembakan melebar.
Alcaraz melakukan 47 kesalahan sendiri, sebagian besar terjadi pada set ketiga saat dia dengan cepat melakukan double break.
Pertandingan menjadi lebih rumit bagi Alcaraz karena ia langsung dipatahkan pada awal set keempat melalui pukulan pukulan forehand yang panjang.
Namun, Alcaraz terlihat bangkit permainannya di game berikutnya saat ia unggul 30-30 melalui servis De Jong. Timnya melakukan yang terbaik untuk menyemangatinya dan, saat pukulan forehand De Jong membentur net itulah Alcaraz merasa lega karena bisa mengakhiri pertandingan dengan kemenangan.
“Energi yang saya terima dari timnya untuk melupakan set ketiga dan berusaha menjadi yang terbaik di set keempat sangat membantu saya,” ujar Alcaraz.
Sementara itu, unggulan kesembilan asal Yunani Tsitsipas berhasil mengatasi goyangan set ketiga untuk mengalahkan petenis Jerman Daniel Altmaier 6-3 6-2 6-7 (2-7) 6-4 dan melanjutkan upayanya untuk meraih gelar Grand Slam pertamanya.
Tsitsipas memiliki awal musim yang beragam tetapi memenangkan gelar Masters Monte Carlo ketiganya dan mencapai final lapangan tanah liat kedua di Barcelona setelah kalah dari Casper Ruud bisa menjadi modal untuk unjuk gigi di Perancis Terbuka.
Yang juga menarik, Tsitsipas ikut bermain di partai mix double berpasangan petenis wanita asal Spanyol, Paula Badosa yang kini muncul rumor di lapangan keduanya sedang terlibat asmara.
“Kami berdua memiliki semangat yang sama dan kami berdua melakukan hal yang sama dalam hidup,” kata Tsitsipas. Petenis Yunani ini menambahkan,"Jadi untuk memiliki seseorang di sisi Anda yang Anda cintai dan merasa nyaman dan saling berbicara tentang tenis dalam kasus kami, saya pikir ini adalah angin segar. Apalagi orang tersebut (Badosa) tahu banyak tentang tenis dan menganalisis permainan dengan cukup baik." Karena itu, Tsitsipas merasa cocok dan bisa saling mendukung untuk karir di dunia tenis.
Sementara itu, unggulan keenam dari Rusia Rublev, yang bermain di bawah atap di Lapangan Suzanne Lenglen, menang 6-3, 6-4, 6-3 melawan petenis Spanyol Pedro Martinez, sementara di Lapangan Phillipe Chatrier, peringkat kedua Sinner mengalahkan harapan tuan rumah Gasquet 6-4 6-2 6-4.
Sinner akan menjadi petenis nomor satu dunia jika juara bertahan Novak Djokovic gagal mencapai semifinal, namun ia dipaksa bekerja keras oleh Gasquet yang didukung penuh oleh supporter tuan rumah. Namun menurut analisa pertandingan, service Sinner jauh lebih mematikan dibandingkan Gasquet yang boros.
Gasquet kini berusia 37 tahun berusaha memanfaatkan psikologi sebagai petenis tuan rumah. Namun ia tidak pernah memiliki rekor kuat di Roland Garros dan hanya sekali mencapai perempat final. Permainan Gasguet tidak menghasilkan terlalu banyak pukulan yang bisa menyulitkan Sinner.
(lam)