Putri sulung pendakwah Yusuf Mansur, Wirda Mansur berkesempatan menunaikan rukun Islam ke-5 yaitu ibadah haji tahun ini. Keberangkatan Wirda Mansur untuk berhaji atas undangan khusus dari Kerajaan Arab Saudi.
"2 bulan lalu, gue menerima kabar bahagia, diberitahukan bahwa izin Allah nama gue termasuk dalam daftar tamu undangan Kerajaan Saudi, di Haji 2024 ini," kata Wirda Mansur.
Melalui unggahan Instagram, pemilik nama Wirda Salamah Ulya ini mengaku kesempatan untuk berhaji ini berkat doa dari ayahnya, Yusuf Mansur. Ia mengatakan, sang ayah kerap memanggil dirinya dengan sebutan "Hajjah Wirda".
Namun, panggilan tersebut malah membuat Wirda Mansur tak nyaman karena. Sebab, dalam bayangan Wirda, ibadah haji hanya untuk orang saja, begitupun panggilan hajjah atau haji.
"'Hajjah Wirda..' begitu sapaan lembut Papah sedari gue kecil. Dulu sih, risih banget dipanggil gitu. “Ih, kaya panggilan orang tua” gumam gue dalam hati," ungkap Wirda di akun Instagram pribadinya, @wirda_mansur, dilihat Kamis (13/6/2024).
"Karena bayangan gue, yang berangkat Haji kan orang tua. Lah gue masih muda, emang belum Hajian juga. Ngapain sih, dipanggil Haji?" lanjutnya.
Melihat sikap putrinya, Yusuf Mansur menekankan pada Wirda bahwa ucapan atau pangngilan adalah doa.
“Ucapan, panggilan, itu kan doa. Biar terafirmasi, nanti beneran berangkat Haji..” kata Yusuf Mansur pada putrinya yang lahir pada 29 November 2001 itu.
Mendengar penjelasan dari sang ayah, Wirda Mansur pun mulai menerima panggilan "Hajjah" untuk dirinya. Ia pun berharap sebutan tersebut bisa menjadi doa yang mengantarkan dirinya ke Tanah Suci untuk berhaji.
"Gue pikir, iya juga ya. Ya udah deh gapapa, call me Bu Hajjah now mudah mudahan beneran jadi doa," harapnya kala itu.
Panggilan "Hajjah" yang kerap disebut sang ayah untuk dirinya diibaratkan seperti bibit tanaman yang terus disiram. Perlahan bibit tersebut mulai hidup dan tumbuh. Seperti halnya doa sang ayah yang membawa Wirda Mansur berkesempatan berhaji di usia muda.
"Emang bener ya, ucapan itu ibarat bibit yang ditanem. Bila terus diucap, sama seperti diaerin. Lama lama dia akan hidup, dan tumbuh. Alhamdulillah, selang bertahun tahun kemudian, sebutan yang Papah berikan, menjadi sebuah doa yang diijbah," ucap Wirda.
"Allahumma sholli wasallim, wa baarik ‘Alaaih.. Tanamkan ucapan, sebutan, perkataan, doa yang baik.. Nantikan catatan perjalanan Haji lainnya, insyaaAllah," pungkasnya.
(lam)