LANGIT7.ID-, Jakarta- - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mendapat apresiasi dari SPAFA International Conference on Southeast Asian Archaeology and Fine Arts (SPAFACON) 2024. Apresiasi ini diperoleh setelah SIG melakukan konservasi warisan arkeologi dan budaya di Bulu Sipong IV, Pangkep, Sulawesi Selatan.
Menurut Senior Specialist in Archaeology and Head of the Organizing Team of SPAFACON, Dr Noel Hidalgo Tan, SIG menunjukkan kepedulian terhadap situs arkeologi dan warisan budaya di kawasan Asia Tenggara.
Kepedulian tersebut dibuktikan dengan merilis Dokumen Rencana Pengelolaan Warisan Budaya (Cultural Heritage Management Plan/CHMP) atas situs prasejarah di Bulu Sipong IV.
Baca juga:
Jalan Tol Sumo Dorong Pertumbuhan Kawasan Residensial Surabaya Barat“Kami sangat mengapresiasi kepedulian SIG dalam perlindungan dan pengelolaan situs arkeologi di kawasan Asia Tenggara, sekaligus berterima kasih atas partisipasinya dalam SPAFACON 2024. SIG adalah contoh dari sedikit perusahaan yang berperan aktif dalam konservasi situs arkeologi,” kata Dr Noel Hidalgo Tan dalam rilis Humas SIG, Jumat (5/7/2024).
Sementara Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, Cultural Heritage Management Plan (CHMP) menjadi bukti keseriusan SIG dan PT Semen Tonasa dalam menjaga kelestarian peninggalan arkeologi dan budaya di wilayah operasional Perusahaan.
“SIG berharap, situs Bulu Sipong dapat menjadi sarana edukasi dan membantu mempromosikan sejarah dan budaya kepada masyarakat luas,” kata Vita Mahreyni.
SVP Sustainability Office SIG, Johanna Daunan menyebut, PT Semen Tonasa atas rekomendasi dari SIG telah menetapkan kawasan Bulu Sipong seluas 31,64 hektare atau 11,3 persen dari total lahan tambang seluas 280 hektare sebagai kawasan konservasi.
“Dalam pengelolaan Bulu Sipong, PT Semen Tonasa secara aktif menjalin kerjasama dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX,” kata Johanna Daunan.
(ori)