LANGIT7.ID, Jakarta - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus melakukan berbagai upaya dalam pemulihan sektor parekraf di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah akselerasi vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan berbasis Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability (CHSE).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, mengatakan bahwa kunci untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan sekaligus kebangkitan sektor parekraf adalah program vaksinasi dan protokol kesehatan.
"Ini yang akan terus kita lakukan. Sehingga ketika saatnya tiba, kita siap menyambut wisatawan," kata Sandiaga seperti dikutip Rabu (8/9).
Baca juga:
Bangkitkan Sektor Parekraf, Sandiaga Bakal Kembangkan Wisata KesehatanSandiaga menjelaskan bahwa kondisi sektor parekraf saat ini sangat terpuruk akibat pandemi Covid-19. Hal ini terlihat dari data yang dihimpun oleh World Travel & Tourism Council, dimana sekitar 174,4 juta pekerja di sektor ini kehilangan pekerjaan sepanjang tahun 2020.
Meski demikian, Sandiaga tetap optimistis bahwa sektor parekraf akan segera pulih. Selain vaksinasi dan prokes, Sandiaga telah menyiapkan lima langkah strategis untuk pemulihan parekraf.
Pertama, peningkatan kapasitas SDM yang berbasis pada kualitas dan berkelanjutan lingkungan. Kedua, revitalisasi destinasi dan infrastruktur ekraf. Ketiga, peningkatan resiliensi dan daya saing usaha, melalui pemberian insentif, akses permodalan, sertifikasi usaha, dan CHSE.
Keempat, inovasi produk dan jasa yang lebih berkualitas dan berkearifan lokal. Dan kelima, pemulihan dan perluasan pasar, melalui program BeliKreatifLokal, Bangga berwisata #DiIndonesiaAja, serta pemasaran produk ekraf.
"Langkah konkrit ini tidak akan berjalan dengan maksimal apabila tidak didukung dengan adanya inovasi, adaptasi, dan kolaborasi dari berbagai pihak. Untuk itu, peran aktif stakeholder sangat diperlukan demi kemajuan ekonomi Indonesia," jelasnya.
(sof)