LANGIT7.ID-, Jakarta- - Penggemar sepak bola Tanah Air sedang menanti dengan cemas kabar terbaru tentang status Maarten Paes, kiper naturalisasi yang diharapkan bisa memperkuat Timnas Indonesia. Meski sudah resmi menjadi WNI sejak April lalu, perjalanan Paes menuju seragam Garuda ternyata masih berliku.
Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia sudah di depan mata, dengan laga melawan Arab Saudi dan Australia sebagai ujian pertama skuad asuhan Shin Tae-yong. Namun, kehadiran Paes di bawah mistar gawang masih diragukan karena satu hal krusial: sidang CAS (Arbitrase Olahraga).
Baca Juga:
Teka-teki Maarten Paes: Antara Optimisme Menpora dan Realitas PSSI
Mengapa sidang CAS begitu penting? Inilah kunci yang akan menentukan apakah FIFA akan mengesahkan kepindahan federasi Paes dari KNVB (Belanda) ke PSSI. Tanpa keputusan ini, mimpi para supporter untuk melihat aksi gemilang eks kiper FC Dallas itu masih harus tertunda.
Ronny Pangemanan, pengamat sepak bola yang akrab disapa Bung Ropan, mengungkapkan kekhawatirannya. Dalam channel YouTube-nya, ia menyatakan belum ada informasi terpercaya tentang perkembangan kasus ini. "Saya sendiri ragu dia bisa tampil melawan Arab dan Australia," ujarnya, dikutip Jumat (16/8/2024).
Sebelumnya, Yunus Nusi selaku Sekjen PSSI sempat memberi secercah harapan. Ia menyebut sidang CAS akan digelar pada 15 Agustus 2024, dengan pengumuman hasil pada 18 Agustus. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait.
Waktu terus berjalan, sementara laga perdana melawan Arab Saudi di Riyadh tinggal hitungan minggu. Jika tidak ada kabar positif segera, ini bisa menjadi pukulan berat bagi skuad Garuda yang berharap bisa tampil maksimal di kualifikasi Piala Dunia.
Para pencinta sepak bola Indonesia kini harus lebih sabar. Mereka menanti tanggal 18 Agustus dengan harap-harap cemas. Akankah ada kejutan menyenangkan? Atau justru kabar mengecewakan? Satu hal yang pasti, saga Maarten Paes ini menjadi pelajaran berharga tentang kompleksitas proses naturalisasi dalam sepak bola modern.
(lam)