LANGIT7.ID, Ungaran - Sejak tahun 2016, Desa Kemetul Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang mulai bersolek. Warga setempat bahu membahu memoles desa agar menjadi destinasi wisata alam yang sangat menarik. Di desa tersebut memang memiliki potensi alam yang indah.
Hamparan lahan persawahan yang seluas 62,5 hektare di dekat Buki Sadang, menjadi aset berharga untuk dikembangkan. Selain lahan persawahan tersebut, desa tersebut juga memiliki hutan yang masih asri dan juga sungai yang memotong wilayah desa.
![Desa Wisata Kemetul, Tawarkan Wisata Edukasi Hingga Petualangan]()
Karena potensi yang dimiliki, pada 2011, Pemkab Semarang berinisiatif memyematkan desa tersebut menjad Desa Wisata. Meski, warga setempat sebenarnya belum banyak menambah sarana dan prasarana, sebagai penunjang destinasi wisata alam.
Baca juga: Candi Ratu Boko Sleman Siap Dibuka, Pengunjung Wajib Instal Aplikasi PeduliLindungiBaru pada 2016, warga setempat mulai berikhtiar untuk memaksimalkan potensi desa. Di awali dengan membangun 38 gazebo, yang berada di sepanjang tepi persawahan desa setempat. Pengunjung bisa menikmati pemandangan alam, dan aktivitas warga desa saat di sawah.
Baru pada 2017, terbentuklah kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Sekar Kanthil, dengan dikeluarkannya SK Kepala Desa Kemetul nomor 141/07/VIII/2017.
Tidak berhenti sampai di situ saja, sembari menyelesaikan pemasangan gazebo, warga setempat yang tergabung dalam kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Sekar Kanthil, kemudian membangun spot-spot foto yang
instagramabel di pinggir sawah. Salah satunya adalah yang diberi nama tim kreatif situs bintang jatuh (SBJT), yakni spot foto
instagramable yang harus melewati jembatan dari bambu yang cukup panjang.
Jika datang ke destinasi ini di pagi buta, dari sini, sobat Langit7 bisa menyaksikan matahari terbit dan udara pagi yang sangat segar. Karena luasnya hamparan sawah, matahari yang baru muncul dari peraduanannya tersebut akan nampak jelas berwarna kekuningan memancarkan keindahan.
![Desa Wisata Kemetul, Tawarkan Wisata Edukasi Hingga Petualangan]()
Ada 7 kategori wisata yang ditawarkan di sini, di antaranya edukasi, petualangan, wisata belanja,
foods, permainan tradisional, budaya dan
home stay.
Lokasi Desa Kemetul Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, berada di daerah pelosok berbatasan dengan Kecamatan Suruh, Salatiga. Dari arah Solo maupun Salatiga, setelah sampai di Terminal Tingkir, kemudian masuk ke jalan menuju arah Susukan/Suruh.
Baca juga: Pematang Sawah Svargabumi Magelang, Tempat Rekreasi Wisata SelfieTiket masuk ke areal wisata cukup murah, yakni Rp5.000/orang, dengan biaya parkir motor dan mobil Rp2.000.
Ada paket menarik, ditawarkan di sini, khususnya buat wisatawan yang datang rombongan. Seperti
tracking sobowono, atau berjalan bersama-sama menyusuri areal hutan di desa tersebut. Minimal, petualangan di hutan ini diikuti oleh 20 orang. Wisata edukasi mengolah sawah.
Selain itu, ada juga paket memet didiskali, yang artinya mencari ikan di sungai, dengan cara-cara tradisional, yakni menawu, atau membendung dan menguras air di dalamnya. Wisata tahunan, yang digelar di sini adalah tradisi/budaya nyadran dan merti desa atau jolenan, yang diikuti oleh semua lapisan masyarakat dari berbagai usia.
(zul)