LANGIT7.ID, Sleman - Destinasi Wisata Candi Ratu Boko di Kabupaten Sleman, DIY bersiap untuk membuka kembali tempat wisata. Candi Ratu Boko sempat ditutup sejak pemerintah menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo di Sleman, mengatakan pembukaan kembali tempat wisata Candi Ratu Boko akan dilakukan uji coba sesuai perintah langsung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
"Keputusan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi evaluasi PPKM Jawa-Bali. Candi Ratu Boko termasuk dalam 20 tempat wisata yang diuji coba pada kota level 3," ujar Kustini Sri Purnomo seperti dikutip, Jumat (10/9/2021).
Pemkab Sleman menyambut baik penunjukan uji coba pembukaan tempat wisata pada PPKM level 3 salah satunya di Kabupaten Sleman tersebut.
Baca juga:
Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Wisatawan"Ini sejalan dengan rencana Pemkab Sleman yang beberapa minggu terakhir menyiapkan skenario pembukaan objek wisata," tegasnya.
Saat ini, pengelola Candi Ratu Boko sudah mengantongi sertifikat CHSE. Sertifikasi CHSE adalah proses pemberian sertifikat kepada usaha pariwisata, destinasi pariwisata, dan produk pariwisata lainnya untuk memberikan jaminan kepada wisatawan terhadap pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan.
Pengelola juga melakukan persiapan segala hal, termasuk akan menerapkan protokol kesehatan ketat bagi pengunjung yang masuk di destinasi wisata Candi Ratu Boko.
Baca juga:
Jelang Pembukaan Kembali, TMII Cek Kesiapan Protokol KesehataanPenggunaan aplikasi PeduliLindungi juga diwajibkan bagi pengunjung.
"Dari minggu-minggu kemarin skenario sudah disiapkan. Kami juga kirimkan surat permohonan 21 wisata untuk diuji coba. Tapi baru Candi Boko (yang ditunjuk). Ya tidak apa-apa, yang terpenting ada kelonggaran yang tentunya jika ini sukses, tempat wisata lain juga akan bisa dibuka," katanya.
Di Kabupaten Sleman, baru Candi Ratu Boko yang diperbolehkan untuk buka. Untuk objek wisata lain yang masih ditutup.
(sof)