LANGIT7.ID - , Jakarta -
Kementerian Kesehatan RI baru-baru ini menerima laporan penipuan berkedok update aplikasi Satu Sehat Mobile pengganti PeduliLindungi via whatsapp.
Nomor
WhatsApp tersebut mengatasnamakan Kemenkes. Alih-alih memperbarui aplikasi
Satu Sehat Mobile, link tersebut justru mencuri password atau data yang tersimpan di ponsel pengguna. Diketahui WhatsApp penipuan itu bernomor +6285961004844.
Baca juga: Waspada Penipuan, Kenali 6 Ciri-ciri Lowongan Kerja PalsuKepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid mengimbau masyarakat hati-hati bila menerima pesan dari nomor tersebut. Bahkan boleh jadi pengirim pesan
penipuan itu menggunakan banyak nomor.
“Sebagai pencegahan, kepada seluruh masyarakat Indonesia jangan sampai membuka link mengaku Satu Sehat Mobile dari nomor yang tidak dikenal dan tidak terverifikasi centang hijau,” katanya.
Secara prosedural Kemenkes tidak pernah mengirimkan link update Satu Sehat Mobile secara personal melalui WhatsApp. Update diproses secara otomatis atau manual melalui Play Store atau App Store.
“Sementara untuk nomor WhatsApp Kemenkes adalah 0811 10 500 567 dengan centang hijau,” katanya.
Baca juga: Cara Bisnis Online Sesuai Syariah agar Terhindar dari PenipuanAplikasi Satu Sehat sempat mengalami eror sebelumnya. Hal itu terjadi karena gangguan login bagi sebagian pengguna yang tidak mendapatkan OTP.
Masalah itu terjadi karena adanya peningkatan akses atau traffic aplikasi secara bersamaan. Saat ini kendala terkait Aplikasi SATUSEHAT berangsur normal dengan dikeluarkannya versi terbaru (5.2.1).
Sementara itu, bila terjadi kendala lebih lanjut, pengguna diminta untuk menyampaikan keluhannya melalui WhatsApp 0811 10 500 567, email helpdesk@kemkes.go.id, atau Direct Message di media sosial SATUSEHAT Mobile, di Twitter @SATUSEHAT dan Instagram @satusehat_id.
Baca juga: Perilaku Tidak Jujur, Pemalsuan Ijazah Termasuk Tindak Penipuan(est)