Sikap Tegas Arab Saudi: Palestina Merdeka atau Tak Ada Pengakuan untuk Israel
nabilKamis, 19 September 2024 - 05:00 WIB
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS), menegaskan pada hari Rabu bahwa negaranya tidak akan mengakui Israel tanpa adanya negara Palestina yang merdeka. MBS juga mengecam keras "kejahatan pendudukan Israel" terhadap rakyat Palestina.
"Kerajaan Arab Saudi akan terus bekerja tanpa lelah untuk mendirikan negara Palestina merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya. Kami tegaskan bahwa Kerajaan tidak akan menjalin hubungan diplomatik dengan Israel tanpa itu," ujar MBS.
Ia menekankan bahwa perjuangan Palestina tetap menjadi prioritas utama bagi Arab Saudi. MBS juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada negara-negara yang telah mengakui negara Palestina.
Dalam pidatonya, MBS menyatakan bahwa Arab Saudi bertujuan untuk meningkatkan keamanan regional dan internasional melalui solusi diplomatik. Ia menekankan komitmen Kerajaan terhadap kebijakan bertetangga yang baik.
Pemimpin Saudi ini menyampaikan pernyataannya dalam pidato tahunan kepada Dewan Syura, sebuah badan penasihat pemerintah. MBS berbicara mewakili Raja Salman.
Sebelum MBS berpidato, para anggota dewan mengucapkan sumpah jabatan di hadapannya pada hari Rabu.
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”